Potensi dan Daya Tarik Air Terjun Pongkar sebagai Objek Ekowisata di Kabupaten Karimun

Penulis

  • M Sukri Yadi KR Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Penulis
  • Niko Helmi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Penulis
  • Yulia Novita Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Penulis
  • Adhi Munanjar Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Penulis

Kata Kunci:

Air Terjun Pongkar, Ekowisata, Potensi Wisata, Kabupaten Karimun

Abstrak

Air Terjun Pongkar merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai objek ekowisata. Keberadaan air terjun ini tidak hanya menawarkan keindahan alam berupa hutan tropis, aliran sungai alami, serta udara yang sejuk, tetapi juga memiliki nilai ekologis, edukatif, dan sosial budaya yang penting bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan daya tarik Air Terjun Pongkar sebagai objek ekowisata serta menganalisis peluang pengembangannya secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengelola dan masyarakat setempat, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Air Terjun Pongkar memiliki daya tarik alam yang kuat, potensi keanekaragaman hayati, serta dukungan masyarakat lokal yang cukup baik. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan sarana prasarana dan pengelolaan yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan ekowisata yang berbasis konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Arida, I. N. S. (2017). Ekowisata: Pengembangan, Partisipasi Lokal, dan Tantangan Ekologis. Denpasar: Cakra Press.

Fandeli, C. (2002). Perencanaan Kepariwisataan Alam. Yogyakarta: Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.

Fandeli, C., & Mukhlison. (2000). Pengusahaan Ekowisata. Yogyakarta: Fakultas Kehutanan UGM.

Yoeti, O. A. (2008). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.

Yoeti, O. A. (2016). Ekowisata: Pariwisata Berwawasan Lingkungan Hidup. Jakarta: Balai Pustaka.

Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media.

Suwantoro, G. (2004). Dasar-dasar Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.

Nugroho, I. (2011). Ekowisata dan Pembangunan Berkelanjutan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Muntasib, E. K. S. H. (2014). Ekowisata Berbasis Konservasi. Bogor: IPB Press.

Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.

Damanik, J., & Weber, H. F. (2006). Perencanaan Ekowisata: Dari Teori ke Aplikasi. Yogyakarta: Andi Offset.

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Jakarta.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2018). Pedoman Pengelolaan Wisata Alam Berbasis Konservasi. Jakarta.

Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun. (2020). Profil dan Statistik Pariwisata Kabupaten Karimun. Karimun.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Karimun. (2021). Kabupaten Karimun dalam Angka. Karimun: BPS.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional.

Diterbitkan

2025-12-17

Cara Mengutip

Potensi dan Daya Tarik Air Terjun Pongkar sebagai Objek Ekowisata di Kabupaten Karimun. (2025). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(04), 2171-2175. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1565