Pariwisata Berkelanjutan di Nagari Tuo Pariangan: Peluang Ekonomi dan Pelestarian Budaya Minangkabau
Kata Kunci:
Pariwisata Berkelanjutan, Peluang Ekonomi, Pelestarian Budaya, Minangkabau, Nagari Tuo ParianganAbstrak
Pariwisata berkelanjutan adalah konsep yang mengedepankan keseimbangan antara kebutuhan pengembangan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan pelestarian budaya. Nagari Tuo Pariangan, yang terletak di Sumatera Barat, merupakan salah satu destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam sekaligus warisan budaya Minangkabau yang kental. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi pariwisata berkelanjutan di Nagari Tuo Pariangan dengan memfokuskan pada dua aspek utama: peluang ekonomi bagi masyarakat setempat dan pentingnya pelestarian budaya Minangkabau melalui pengelolaan wisata yang ramah lingkungan. Penelitian ini menggabungkan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pemangku kepentingan lokal.
Unduhan
Referensi
Fauzi, M., & Damar, R. (2023). Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Sumatera Barat: Tantangan dan Solusi. Jurnal Pariwisata Indonesia, 12(2), 45-60.
Fitriani, H., & Yusuf, A. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Lokal dalam Pariwisata Berbasis Budaya. Jurnal Pemberdayaan Nusantara, 5(2), 89–102.
Haris, E., & Putra, H. (2020). Potensi Pariwisata Alam di Nagari Tuo Pariangan. Jurnal Ekonomi Pariwisata, 8(3), 78-91.
Nugroho, A., & Santoso, B. (2019). Dampak Pariwisata terhadap Perekonomian Masyarakat Lokal. Jurnal Ekonomi dan Sosial, 15(1), 123-135.
Rahman, F. (2022). Penerapan Homestay dalam Pariwisata Budaya Minangkabau. Jurnal Budaya dan Pariwisata, 6(4), 34-48.
Ridwan, M. (2020). Pengembangan Kapasitas Masyarakat dalam Pengelolaan Destinasi Wisata. Jurnal Pengembangan Daerah, 4(1), 55–67.
Rohmani, Z., Budi, A., & Wati, S. (2020). Festival Budaya Minangkabau sebagai Media Pelestarian Budaya dalam Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Kebudayaan Indonesia, 17(2), 56-70.
Sutanto, A., Wijaya, P., & Kartika, S. (2021). Peran Pengelolaan Lingkungan dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Lingkungan dan Pariwisata, 14(1), 101-115.
Syafri, N. (2022). Dampak Sosial Budaya Pengembangan Pariwisata Terhadap Masyarakat Adat. Jurnal Sosial dan Budaya, 9(3), 112–128.
Yuniarti, A. (2021). Infrastruktur Hijau dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Lingkungan dan Infrastruktur, 7(2), 44–59.





