Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal di Nagari Pariangan, Sumatera Barat

Penulis

  • Farhan Adhitiya Faisal Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Penulis
  • Sandy Auliya Putri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Penulis
  • Yulia Novita Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Penulis
  • Adhi Munajar Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Penulis

Kata Kunci:

Pariwisata Berkelanjutan, Kearifan Lokal, Nagari Pariangan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis kearifan lokal di Nagari Pariangan, Sumatera Barat, dengan fokus pada pengoptimalan potensi geologi dan budaya Minangkabau sembari meminimalkan ancaman komodifikasi dan degradasi lingkungan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap tokoh adat dan perangkat nagari, serta dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan kekuatan utama destinasi ini adalah kearifan lokal (adat basandi syarak) dan potensi geologi vulkanik, sementara kelemahannya terletak pada keterbatasan infrastruktur dan rendahnya kapasitas SDM. Strategi yang diusulkan mencakup pengembangan geopariwisata berbasis edukasi, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan regulasi adat untuk menjamin keberlanjutan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Butler, R. W. (1980). The concept of a tourism area life cycle of evolution: Implications for management of resources. The Canadian Geographer, 24(1), 5–12.

Butler, R. W. (1999). Sustainable tourism: A state-of-the-art review. Tourism Geographies, 1(1), 7–25.

Dowling, R. K., & Newsome, D. (2010). Geotourism: The tourism of geology and landscape. Oxford: Goodfellow Publishers.

Dowling, R. K., & Newsome, D. (2018). Handbook of geotourism. Cheltenham: Edward Elgar Publishing.

Goodwin, H., & Santilli, R. (2009). Community-based tourism: A success? ICRT Occasional Paper No. 11. Leeds: International Centre for Responsible Tourism.

Hose, T. A. (2012). 3G’s for modern geotourism. Geoheritage, 4(1–2), 7–24.

Inskeep, E. (1991). Tourism planning: An integrated and sustainable development approach. New York: Van Nostrand Reinhold.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Putnam, R. D. (1993). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton: Princeton University Press.

Rangkuti, F. (2015). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Tosun, C. (2006). Expected nature of community participation in tourism development. Tourism Management, 27(3), 493–504.

UNWTO. (2018). Tourism for development – Volume I: Key areas for action. Madrid: World Tourism Organization.

UNWTO. (2021). Tourism and rural development: A policy brief. Madrid: World Tourism Organization.

Weaver, D. (2006). Sustainable tourism: Theory and practice. Oxford: Elsevier Butterworth-Heinemann.

Diterbitkan

2025-12-16

Cara Mengutip

Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal di Nagari Pariangan, Sumatera Barat. (2025). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(04), 1846-1853. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1518