Konstruksi Sosial Narasi Marriage is Scary dalam Era Individualisme: Studi Komunikasi Gender (Perspektif Peter L Berger)

Penulis

  • Meilisa Universitas Terbuka Penulis
  • Ihsan Setiadi Latief Universitas Terbuka Penulis

Kata Kunci:

Konstruksi Sosial, Marriage is Scary, Individualisme, Komunikasi Gender, Peter L. Berger, Analisis Wacana Kritis

Abstrak

Fenomena ketakutan atas pernikahan atau acapkali dikenal dengan marriage is scary mencerminkan perubahan signifikan dalam cara generasi muda memaknai institusi pernikahan pada era individualisme. Narasi ini mulai berkembang melalui representasi negatif yang tersebar luas di media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana narasi tersebut dikonstruksi secara sosial menggunakan perspektif teori konstruksi sosial Peter L. Berger yang berfokus pada tiga proses utama yakni, eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis wacana kritis terhadap berbagai representasi digital dan sumber literatur pendukung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses eksternalisasi ini muncul melalui artikulasi terbuka individu tentang ketakutan terhadap pernikahan, sehingga objektivasi terjadi ketika narasi tersebut memperoleh legitimasi sosial melalui media digital dan wacana publik. Kemudian, internalisasi juga tampak pada saat masyarakat mulai menginternalisasikan atau menyerap narasi tersebut sebagai realitas personal yang memengaruhi orientasi hidup, keputusan, dan persepsi mereka terhadap pernikahan. Secara keseluruhan, konstruksi sosial narasi marriage is scary memperlihatkan bagaimana perubahan nilai individualisme, perkembangan teknologi komunikasi, serta dinamika gender berperan dalam membentuk makna baru tentang pernikahan di masyarakat modern. Penelitian ini menegaskan bahwa ketakutan terhadap pernikahan bukanlah sebuah fenomena individual semata, melainkan hasil dari produksi dan reproduksi makna sosial yang terus berlangsung dalam ruang digital dan interaksi sosial modern.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Abdul Qudus Al Faruq, A. Y. (2025). MARRIAGE IS SCARY PHENOMENON IN INDONESIA: ANALYSIS OF. Al-Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 93- 110.

Sari, D. A. (2025). “Marriage is Scary” on TikTok: Maqāṣid al-Sharī'ah's Analysis of the Fear of Marriage in the Digital Era. Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah dan Hukum, 132-164.

Nur Aini Hidayaha, L. A. (2025). The Impact of the "Marriage is Scary" TikTok Trend on Gen Z’s Anxiety Toward Marriage. Psikologi PrimaJournal, 185-198.

Putri, H. (2025). Marriage is scary trend: Narratives of fear of marriage for women. Glocal Society , 11-24.

Riyan Riswandi, C. S. (2025). Analisis Perspektif Mahasiswa Muslim Gen-Zterhadap Isu Marriage Is Scary. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 10-25.

Afrizal. (2017). Metode Penelitian Kualitatif: Sebuah Upaya Mendukung Penggunaan Penelitian Kualitatif dalam Berbagai Disiplin Ilmu . Depok: PT. Rajagrafindo Persada.

Bungin, B. M. (2008). Konstruksi sosial media massa: Kekuatan pengaruh media massa, iklan televisi dan keputusan konsumen serta kritik terhadap Peter L. Berger & Thomas Luckmann. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Ibrahim. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif . Bandung: Alfabeta. Harahap, N. (2020). Penelitian Kualitatif. Medan: Wal Asri Publishing.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D (Ke 2). Bandung: Alfabeta.

Diterbitkan

2025-12-11

Cara Mengutip

Konstruksi Sosial Narasi Marriage is Scary dalam Era Individualisme: Studi Komunikasi Gender (Perspektif Peter L Berger). (2025). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(04), 1335-1342. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1447