Implementasi Program Kegiatan Berbahasa Banjar dalam Peningkatan Kesadaran Berbudaya Siswa

Penulis

  • Muhammad Resky Anshari Universitas Lambung Mangkurat Penulis
  • Ahmad Suriansyah Universitas Lambung Mangkurat Penulis
  • Arta Mulya Budi Harsono Universitas Lambung Mangkurat Penulis

Kata Kunci:

Kesadaran Budaya, Bahasa Gaul, Budaya Lokal

Abstrak

Bahasa Banjar adalah bahasa pertama yang digunakan oleh suku Banjar. Bahasa Banjar merupakan turunan dari bahasa Austronesia, bahasa tersebut terbagi menjadi tiga logat yaitu logat Kuala, logat Hulu dan logat Bukit. Bahasa Banjar menjadi kurang populer pada kalangan remaja karena sudah mulai memudar oleh perkembangan zaman. Hal ini bisa terjadi karena pengaruh media sosial yang sangat mudah dijangkau oleh remaja bahkan anak-anak sekolah dasar pada zaman sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program berbahasa Banjar di SDN Kelayan Selatan 2 dalam rangka peningkatan rasa berbudaya siswa SD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan dirancang sebagai studi kasus. Seluruh masyarakat sekolah turut terlibat pada penelitian ini, semuanya menggikuti program berbahasa Banjar termasuk kepala sekolah, guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian implementasi program berbahasa Banjar di SDN Kelayan Selatan 2 menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran berbudaya siswa yang merasa bangga dengan budaya bahasa Banjar. Kegiatan ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi sekolah dalam mengembangkan program berbahasa daerah agar dapat lebih efektif.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Agusta, A. R., & Sa, C. (2021). Kesiapan Guru Melaksanakan Pembelajaran Berbasis HOTS Ditinjau dari Pengetahuan dan Kemampuan Mengemas Perangkat Pembelajaran Copyright © 2021 , the Authors . Published by Pendidikan Sosiologi FKIP ULM. 3(2), 402–424. https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/padaringan/article/view/3422

Atmaja, T. S., & Tanjungpura, U. (2023). Upaya Meningkatkan Nasionalisme Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Budaya. 3, 4335–4344. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/6432

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative research in psychology, 3(2), 77-101.

Budiono, S., Yanita, S. R., & Syarfina, T. (2023). Paradigm Shift of Language Revitalization in Indonesia. 10(4), 338–347. https://doi.org/10.25077/ar.10.4.338-347.2023

Effendi, R. (2021). Mahilung Bahasa, Sastra, dan Budaya Banjar. Banjarmasin: Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. (Sainul Hermawan (ed.)). Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, 2021. https://repo-dosen.ulm.ac.id/handle/123456789/22065

Hardiyatni, S., Hardiyanti, S., Margawati, P. T., Sari, K., Fatma, E., & Tyas, D. N. (2025). Analisis Peran Muatan Lokal terhadap Pengembangan Karakter Toleransi Peserta Didik Kelas VI SD Negeri Pesantren. 7 (3), 279–285. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v7i3.2883

Humaidi, A., Komalasari, I., Harpriyanti, H., Wulandari, N. I., & Purnama, G. K. (2024). Pelatihan bapandung untuk meningkatkan minat berbahasa banjar pada siswa sdn manarap baru kabupaten banjar. 1, 121–130. http://ocs.unism.ac.id/index.php/sn-pkm/article/view/1480

Indrayadi, I., Yuhansyah, Y., Fatimah, S., & Lestari, P. (2023). Bakisah Bahasa Banjar Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar Tentang Bahaya Buang Air Besar Sembarangan Di Kota Banjarmasin. 6(5), 753–758. https://doi.org/10.47650/jpp.v6i5.992

Kamariah, K., Hamidah, J., & Krismanti, N. (2023). Konservasi Bahasa Banjar Sebagai Usaha Banjar Language Conservation As A Business Preservation Of Regional Languages In SouthKalimantan.10(2),31–44. https://pdfs.semanticscholar.org/c19a/d647691987d0a1595acd7d8b08fb430193d0.pdf

Listia, R., Chandra, N. E., Elyani, E. P., & Inggris, P. B. (2020). Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru-Guru MGMP Bahasa Inggris Tingkat SMP Kabupaten Tanah Laut. 2(1), 17–23. https://www.academia.edu/download/79109589/pdf.pdf

Luthfiyah, H. M., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2022). Upaya Pelestarian Kebudayaan Lokal Melalui Pembelajaran Berbasis Teknologi Di Sekolah Dasar. 1–6. https://doi.org/10.57032/jsd.v2i2.169

Mulyono, F. (2021). Dampak Media Sosial Bagi Remaja. 4(1), 57–65. https://doi.org/10.29407/jse.v4i1.66

Pratiwi, D. A., Ayu, T., Putri, S., Ayuni, H., Latifah, N., Ariadi, A., Azzahra, D. R., Sepriyani, I., & Faisal, M. (2023). Pendampingan Pengembangan Bahan Ajar SD Berbasis Muatan Lokal dan Pelajar Pancasila Masyarakat Pinggiran Sungai. 5, 240–247. https://snllb.ulm.ac.id/prosiding/index.php/snllb-abdimas/article/view/828

Rahardjo, M. (2011). Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif. 1–4. http://repository.uin-malang.ac.id/1123/

Romlah, L. S., Rahmatika, Z., Purnama, R., & Hakim, I. U. (2023). Mengintegrasikan Kecintaan Budaya Lokal dan Moderasi Beragama melalui Kurikulum Muatan Lokal. 3(1), 45–61. https://pdfs.semanticscholar.org/d209/bffbb205a2e6ad6004dba5896e6aeed19bde.pdf

Ruaya, P. P., & Reader, S. (2022). Role of Teacher Competence to Implement the Independent Curriculum. 94–108. https://ejournal.sultanpublisher.com/index.php/ijsecs/article/view/48

Ruwaida, H., Zahratannor, R., & Rahmina, R. (2025). Pengaruh Media Sosial Terhadap Penggunaan Bahasa Banjar Pada Generasi Muda. Journal Education, Sociology and Law, 1(2), 969-981. 1(2), 969–981. https://publisherqu.com/index.php/edusola/article/view/2298

Sugiyono, A. G. (2005). Memahami Penelitian Kualitatif Bandung: CV.

Yatim, H., Jayadi, K., Jamilah, J., Abduh, A., & Prusdianto, P. (2025). Integrating cultural heritage into education : the supportive role of schools in traditional festivals in West Sulawesi. https://link.springer.com/article/10.1007/s44217-025-00847-2

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Diterbitkan

2025-11-04

Cara Mengutip

Implementasi Program Kegiatan Berbahasa Banjar dalam Peningkatan Kesadaran Berbudaya Siswa. (2025). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(04), 737-746. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1366