Tantangan Penerapan Deep Learning dan Pengalaman Belajar Siswa Sekolah Dasar Pada Kurikulum Merdeka
Kata Kunci:
Deep Learning, Kurikulum Merdeka, Guru Sekolah Dasar, Pengalaman Belajar SiswaAbstrak
Penelitian ini dilakukan karena adanya tantangan yang dihadapi guru dalam mengajarkan deep learning di SD terutama dalam kurikulum merdeka yang menginginkan siswa berpikir kritis dan memahami suatu konsep secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana guru mengatasi masalah dalam teoritis deep learning dan memberikan pengaruh terhadap pengalaman siswa dalam belajar di SDN Kuin Cerucuk 4. Penelitian ini menggunakan studi kasus yang bersifat eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Data dianalisis mendalam yang diperoleh dari guru dan siswa kelas 5, observasi, dan analisis perangkat pembelajaran. Objek dalam penelitian ini adalah siswa, guru kelas 5, dan situasi pembelajaran dalam kelas 5. Guru masih menghadapi masalah dalam pengelolaan waktu, kurangnya fasilitas, dan tuntutan untuk menyiapkan media pembelajaran yang bersifat kreatif dan strategis. Siswa antusias dan memahami dengan baik ketika melakukan belajar di luar kelas, meskipun beberapa membutuhkan bantuan untuk belajar lebih percaya diri. Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapan dari deep learning di dasarkan pada guru, sarana dan prasarana yang memadai, serta model pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa. Penelitian ini memberikan pengaruh yang positif terhadap pengembangan kompetensi guru dan penyempurnaan kebijakan sekolah di masa depan.
Unduhan
Referensi
Afwan, B., Putra, A. D., Abbas, N. A., Azmi, U., & Fadli, M. R. (2025). Persepsi Guru terhadap Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Sejarah di Sekolah Menengah Atas karena keterbatasan dalam pemahaman pendekatan deep learning dan kurangnya. 121–130. https://doi.org/10.32332/social-pedagogy.v6i2.11519
Akmal, A. N., Maelasari, N., Ilmu, T., & Islam, P. (2025). Pemahaman Deep Learning dalam Pendidikan: Analisis Literatur melalui Metode Systematic Literature Review (SLR). 8. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i3.7442
Apriliyana, N. P. (2025). Transforming Education Through Deep Learning Design: Integrating Four Key Elements in School Practice. https://doi.org/10.70134/pedasud.v2i2.711
Arif, M. N., Parawansyah, M. I., Huda, F. H., & Zulfahmi, M. N. (2025). Strategi Menumbuhkan Minat Belajar Siswa Melalui Pendekatan Deep Learning. 4, 8–16. https://doi.org/10.55732/jmpd.v4i1.989
Assidiqi, A. H., Sadiyah, D., Islam, P. A., Islam, M. S., Islam, P. A., Islam, M. S., Islam, P. A., & Islam, M. S. (2025). Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di Sekolah Dasar Sebagai Penguatan. 02. https://doi.org/10.70134/pedasud.v2i2.711
Fahma, R., Saputra, A., Ridha, M., & Sulaimon, J. T. (2025). Jurnal Pendidikan Progresif Deep Learning Applications in Primary Education: A Systematic and Opportunities. 15(03), 1785–1810. https://doi.org/10.23960/jpp.v15i3.pp1785-1810
Hendrianty, B. J., Ibrahim, A., Iskandar, S., & Mulyasari, E. (2024). Membangun Pola Pikir Deep Learning Guru Sekolah Dasar. 12. https://doi.org/10.20961/jkc.v12i3.96699
Hidayat, M. A., Agustin, D. T., Hana, N., Ramadhani, R., & Ayu, D. (2025). Keunggulan Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Pendekatan Deep Learning di SDN 1 Sungai Besar. 10, 251–264.
Inayah, U. L., Anisah, N., Fitria, L., Nisak, K., Muhimah, S. N., Manajemen, P., Universitas, P., & Dasar, S. (2024). Analisis peran guru sebagai fasilitator siswa dalam pembelajaran di kelas pada UPT Satuan Pendidikan SDN Bendungan. 1(2), 84–93.
Isnayanti, A. N., Putriwanti, Kasmawati, & Rahmita. (2025). Integrasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Pendahuluan. 8, 911–920. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.2.2025.6027
Kasi, Y. F., Bai, D. V., Novia, N., & Deporos, S. R. C. (2025). Implementation of Deep Learning in School Curriculum: Perspectives of Teachers in Nagekeo Regency. 28(2), 320–328. https://doi.org/10.20961/paedagogia.v28i2.103377
Khairiyah, M., Mansur, H., Cyly, Z., Dalu, A., & Mangkurat, U. L. (2023). Evaluasi Kinerja Guru dalam Proses Pembelajaran di SDN Kebun Bunga 1 Banjarmasin. Journal of Instructional Technology, 4(1), 108–114. https://doi.org/10.20527/j-instech.v4i1.8765
Kharisma, N., Septiani, D. E., & Suryaningsih, F. (2025). Transformasi Pembelajaran Bermakna melalui Deep Learning: Kajian Literatur dalam Kerangka Kurikulum Merdeka. https://doi.org/10.61104/alz.v3i3.1462
Li, H., Xiao, R., Nieu, H., Tseng, Y., & Liao, G. (2025). From Unseen Needs to Classroom Solutions: Exploring AI Literacy Challenges & Opportunities with Project-Based Learning Toolkit in K-12 Education. https://doi.org/10.48550/arXiv.2412.17243
Noorhapizah, Pratiwi, D. A., & Ramadhanty, K. (2022). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Menggunakan SMART Model untuk Siswa Sekolah Dasar. 2(2), 613–624. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i2.3773
Pramesti, A., Evangelyne, G., & Krulbin, A. N. (2024). Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. 3, 1–8. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.318
Rahmawati, Y., Mu'ti, A., Suyanto, S., & Herianingtyas, N. L. R. (2025). Pembelajaran Mendalam: Transformasi Pembelajaran Menuju Pendidikan Bermutu. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 18(1). https://doi.org/10.24832/jpkp.v18i1.1281
Sopia, Aslamiah, & Sulistiyana. (2025). Manajemen Kurikulum di Sekolah Dasar Negeri (Studi Multi Situs Pendahuluan Perubahan kurikulum di Indonesia telah berlangsung secara dinamis sejak tahun). 8, 108–128. https://doi.org/10.30605/cjpe.812025.5466
Subiyantoro, S., Musa, M. Z., & Efendi, A. (2024). Preparing Indonesian Primary School Teachers for Deep Learning: Readiness, Challenges, and Institutional Support. 2(2), 77–86. https://doi.org/10.32585/cognitive.v2i2.44
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods.





