Makna Simbolik dan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Tradisi Kirab Luwur Nyai Ageng Ngerang di Desa Tambakromo Pati
Kata Kunci:
Kearifan Lokal, Tradisi, Kirab Luwur, Makna Simbolik, Nyai Ageng NgerangAbstrak
Tradisi Kirab Luwur Nyai Ageng Ngerang merupakan salah satu warisan budaya masyarakat salah satu warisan budaya masyarakat desa tambakromo, kabupaten pati, yang hingga kini masih d ilestarikan. Tradisi ini memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan kepada Nyai Ageng Ngerang, tokoh yang berperan penting dalam penyebaran agama islam dan pembentukan nilai sosial masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolik serta nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam setiap rangkaian prosesi kirab luwur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancra dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap simbol dalam kirab memiliki msakna spiritual, sosial, dan budaya yang menggambarkan hubungan harmonis antara manusia, tuhan dan lingkungan. Selain itu, tradisi ini mengandung nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, penghormatan terhadap leluhur, solidaritas sosial, serta pelestarian budaya. Dengan demikian, tradisi Kirab Luwur Nyai Ageng Ngerang tidak hanya berfungsi sebagai sarana pewarisan nilai-nilai luhur kepada generasi muda agar tetap mencintai dan menjaga budaya lokal.
Unduhan
Referensi
Chasanah, N., & Falaq, Y. (2023). Persepsi Siswi terhadap Nilai Sosial Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus Kelas Vlll B di SMP NU Putri Nawa Kartika Kudus. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2020), 31042–31046. https://www.jptam.org/index.php/jptam/article/view/12054%0Ahttps://www.jptam.org/index.php/jptam/article/download/12054/9291
Farihah, I., & Ismanto, I. (2019). Buka Luwur as A Media of Education and Social Solidarity of Kudus Community. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 19(1), 141–159. https://doi.org/10.21154/altahrir.v19i1.1568
Fatimah, N., & Istiqomah. (2022). Tradisi Kirab Luwur Nyai Ageng Ngerang Tambakromo Kayen-Pati. FIHROS: Jurnal Sejarah Dan Budaya, 6(1), 48–69. https://doi.org/10.63915/fihros.v6i1.25
Fiani, D. M., Nur, D. M. M., & Karim, A. (2024). Tradisi dan Moderasi: Menelusuri Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Kearifan Lokal Masyarakat Jrahi Pati. Jurnal Pendidikan IPS, 14(2), 367–378. https://ejournal.tsb.ac.id/index.php/jpi/index
Ii, B. A. B., Fungsional, A. T., & Buka, T. (2019). ِ ﻠﻟﺍ َ ﺪ ْ ﻨ ﻋ ﻪ ﻬ َ ﻓ ﺎ ً ﻨ ﺴ َ َ ﺣ ﻥ ْ ﻮ ﻤ ُ ﻠ ِ ْ ﺴ ُ ﻩﺁﺭ ﺎ َ ﻣ : ﺩﻮﻌﺴﻣ ﻦﺑ ﻪﻠﻟﺍ ﺪﺒﻋ ﻝﺎﻗ ﺪﻤﺣﺃ ﻩﺍﻭﺭ . ﺀ ِّ ﻲ ﺳ َ ِ ﻪﻠﻟﺍ َ ﺪ ْ ﻨ ﻋ ِ َ ﻮ ﻬ ُ َ ﻓ ً ﺎﺌ ّ َ ﻥ ْ ﻮ ُ ﻤ ﻟ ْ ﺍ ُ ﻩﺁﺭ ﺎ َ ﻣﻭ ٌ ﻦ َ ﺴ َ ﺣ ﻢﻛﺎﺤﻟﺍﻭ ﻰﻠﻌﻳ ﻮﺑﺃﻭ. 7–24.
Ii, B. A. B., Teori, A. D., & Moderasi, K. (2022). Kajian Teori ِ ش ِ نلا ى. Al-Bahra Bin Ladjamudin (2005:39), 12(1), 13–36. http://digilib.uinsby.ac.id/1534/5/Bab 2.pdf
Maftuchah, F., & Fauji, S. (2020). the Ceremony Buka Luwur Sunan Kudus in the Perspective of the Study of Islamic Culture. IBDA` : Jurnal Kajian Islam Dan Budaya, 18(2), 271–287. https://doi.org/10.24090/ibda.v18i2.3800
Mashud, I. (2021). Kearifan Lokal Epigrafi Islam Masa Majapahit pada Makam Nisan Troloyo. In Kearifan Lokal Epigrafi Islam Masa Majapahit pada Makam Nisan Troloyo. https://doi.org/10.14203/press.295
Mifta Diana Rizki, Destiana Putri, Arinda Indiwara, Anisa Apriliani, & Mohammad Kannzunnudin. (2023). Nilai Kearifan Lokal Dalam Memperingati Tradisi 1 Suro Nyai Ageng Ngerang Tambakromo Pati. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(5), 854–859. https://doi.org/10.56799/peshum.v2i5.2203
Nikmah, F. (2024). “Sinkretisme” dalam Upacara Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus. Thaqafiyyat : Jurnal Bahasa, Peradaban Dan Informasi Islam, 22(2), 107–129. https://doi.org/10.14421/thaq.2023.22201
Pradana, M. Y. A., Wisadirana, D., & Hakim, M. L. (2023). Integration of Islamic Religious Values and Javanese Culture in the Development of Pilgrimage Tourism in Ngawonggo, Indonesia. International Journal of Religious Tourism and Pilgrimage, 11(6), 132–141.
Rizaldi, M., & Sulistyo, W. D. (2022). Potensi Wisata Religi Makam Sunan Giri Sebagai Wujud Pelestarian Kearifan Lokal Arsitektur Islam Di Kabupaten Gresik. Al-Tsaqafa : Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 19(1), 129–136. https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v19i1.18208
Rosyid, M. (2021). Pelestarian Tradisi Buka Luwur: Studi Budaya di Makam Sunan Kudus Jawa Tengah. Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial Dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology), 6(2), 151. https://doi.org/10.24114/antro.v6i2.18077
Suhardiyanto, A., Wijayanti, T., & Irawan, H. (2025). Exploring the concept of cultural divinity in supporting religious moderation in Indonesia. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 22(1), 58–74. https://doi.org/10.21831/jc.v22i1.1344





