Penerapan Metode Pembelajaran Giving Question and Getting Answer Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ips Kelas VII Mts Ma’ahid Kudus
Kata Kunci:
Giving Question and Getting Answer, keaktifan belajar, IPS.Abstrak
Pendidikan merupakan proses terencana untuk mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki kecerdasan, keterampilan, dan karakter yang baik. Dalam proses pembelajaran, keaktifan siswa menjadi faktor penting untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Namun, kenyataannya di kelas VII Mts Ma’ahid Kudus masih ditemukan pembelajaran yang didominasi metode ceramah, sehingga siswa cenderung pasif. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Giving Question and Getting Answer (GQGA) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) guna meningkatkan keaktifan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode GQGA mampu meningkatkan partisipasi dan interaksi siswa selama pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif dalam bertanya, menjawab, serta berani mengemukakan pendapat. Selain itu, metode ini mendorong peningkatan rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, dan kerja sama antar siswa. Dengan demikian, penerapan metode GQGA terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan kolaboratif pada mata pelajaran IPS.
Unduhan
Referensi
Abd Rahman, B. P., dkk. (2022). “Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan.” Al-Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), hal 2.
Amin, S., Yumrian, Y., & Taisa, A. (2024). “Upaya meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaraan IPS melalui model pembelajaran aktif tipe Giving Question and Getting Answer pada siswa kelas V SDN No. 14 Inpres Cikowang”. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 64.
Elsavina, R., & Himmawan D. “Penerapan Metode Giving Question and Getting Answer dalam Memotivasi Peserta Didik pada Mata Pelajaran PAI di Kelas V SDN 2 Krasak Indramayu.” Journal Islamic Pedagogia 5 (2) 2025 hal 150-155.
Harahap, N. (2022). Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research). Medan: CV Pusdikra Mitra Jaya.
Mahanis, J., & Syahwani S. (2022). “Strategi Guru Mengelola Kelas dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas VIII pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Islam Integral Luqman Al-Hakim Batam”. TADRIBUNA: Journal of Islamic Management Education, 3(1), hal 27.
Putri, R. A., Magdalena, I., Fauziah, A., & Azizah, F. N. (2021). “Pengaruh gaya belajar terhadap pembelajaran siswa sekolah dasar”. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(2), 158-159.
Rusyan T Kusdinar A., & Arifin, Z. (2023). Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Karya.
Ulfah, M., Sare, B. D., Quraninda, S., & Romadhan, S. (2025). “Pengaruh Metode Treasure Clue Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS Materi Rantai Makanan Kelas 4 SDK Sang Timur”. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(1), hal 547.
Yenti, Z. F., Setriani, L., & Suryani, A. I. (2024). “Penerapan Strategi GQGA dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Geografi Kelas X MAN 2 Solok Selatan Plus Keterampilan”. Indonesian Research Journal on Education, 4(2), 806.
Zed, M. (2021). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.





