Tradisi Baratan di Kalinyamatan Jepara Sebagai Sarana Pelestarian Nilai Sosial Budaya Masyarakat

Penulis

  • Diah Ayu Ning Tias Universitas Islam Negeri Sunan Kudus Penulis
  • Leli Yuliana Universitas Islam Negeri Sunan Kudus Penulis
  • Nabila Husna Universitas Islam Negeri Sunan Kudus Penulis
  • Murjiatum Magfiroh Universitas Islam Negeri Sunan Kudus Penulis
  • Sheirina Laili Fitriani Universitas Islam Negeri Sunan Kudus Penulis
  • Dany Miftah M. Nur Universitas Islam Negeri Sunan Kudus Penulis

Kata Kunci:

Baratan, Nilai Sosial Budaya, IPS, Kearifan Lokal, Jepara

Abstrak

Tradisi Baratan di Kalinyamatan, Jepara, merupakan kegiatan budaya tahunan yang dilaksanakan setiap malam Nisfu Sya’ban menjelang Ramadhan dan syarat dengan nilai religius serta sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi, mengidentifikasi nilai-nilai sosial budaya, menganalisis faktor pendukung dan penghambat pelestarian, serta meninjau relevansinya terhadap pembelajaran IPS. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan wawancara, hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Baratan mengandung nilai religius, gotong royong, solidaritas, kreativitas, dan identitas lokal. Nilai-nilai tersebut tercermin melalui partisipasi aktif masyarakat dalam menyiapkan lampion, doa bersama, hingga kegiatan sosial yang menyertai acara tersebut. Tradisi ini juga menjadi media interaksi antargenerasi yang memperkuat hubungan keluarga dan komunitas.Faktor pendukung pelestarian tradisi meliputi partisipasi masyarakat, dukungan pemerintah, serta pemanfaatan media digital yang membantu promosi kegiatan secara lebih luas. Namun demikian, terdapat pula hambatan seperti menurunnya minat generasi muda, arus modernisasi, dan perubahan gaya hidup yang menyebabkan sebagian masyarakat mulai mengabaikan makna tradisi. Dalam konteks pembelajaran IPS, Tradisi Baratan sangat relevan sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal yang dapat digunakan untuk menanamkan nilai sosial, karakter, serta kesadaran budaya kepada siswa, sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi lokal yang perlu dilestarikan.

Kata Kunci: Baratan, Nilai Sosial Budaya, IPS, Kearifan Lokal, Jepara.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Anisa, R., Khusnul, S., Setiawan, I., & Hidayat, D. M. (2024). Tradisi Pesta Baratan Di Desa Kriyan Kalinyamatan Jepara Dalam Pendekatan Historis. 2.

Arsanti, C. D., & Fitriyani, R. (n.d.). Tradisi baratan kalinyamat desa kriyan kalinyamatan jepara. 38–42.

Budaya, F. I., Diponegoro, U., & Tembalang, K. U. (2020). Pesta Baratan di Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara. 4(2), 213–221.

Jepara, K. K. (2020). Ririn Ernawati & Ashif Az Zafi: Tradisi Pesta Baratan Dalam Perspektif Islam Di Desa Kriyan Kalinyamatan Jepara. 6(2).

Lestari, K. A., Astutik, D., & Purwanto, D. (2024). Konstruksi sosial tradisi Pesta Baratan Yayasan Lembayung Jepara. 13(1), 13–21.

Najwa, K., Putri, A., Paramita, A., Meilinda, D., & Haliza, N. (2023). Nilai Religi Dalam Tradisi Pesta Baratan Desa Kriyan Kabupaten Jepara. 2(5), 805–813.

Siti Fatimah, D. (n.d.). PELESTARIAN TRADISI BARATAN KALINYAMATAN JEPARA PASCA PANDEMI.

Wawancara dengan kak Agung dan kak Agisca, 2025

Diterbitkan

2025-11-24

Cara Mengutip

Tradisi Baratan di Kalinyamatan Jepara Sebagai Sarana Pelestarian Nilai Sosial Budaya Masyarakat. (2025). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(03), 2649-2657. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1232