Kontribusi Mahasiswa dalam Membangun Ekosistem Kampus Berintegritas melalui Penguatan Pendidikan Antikorupsi dan Implementasi Strategi ACTION
Kata Kunci:
Mahasiswa, Antikorupsi, Integritas, Transparansi Digital, Strategi ACTIONAbstrak
Kondisi lingkungan pendidikan tinggi menunjukkan bahwa perilaku tidak berintegritas masih muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari kecurangan akademik hingga ketidaktransparanan pengelolaan organisasi mahasiswa. Fakta lapangan memperlihatkan adanya praktik menyontek, plagiasi, manipulasi data, mark-up dana kegiatan, dan pungutan liar dalam layanan administrasi kampus, sehingga menunjukkan bahwa budaya integritas belum terbentuk secara kuat. Masalah ini muncul karena internalisasi pendidikan antikorupsi belum berjalan optimal, sementara kontribusi mahasiswa dalam pengawasan, transparansi, dan kolaborasi masih bersifat parsial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, menghimpun literatur, dokumen, serta hasil penelitian terkait peran mahasiswa dalam pencegahan korupsi. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dengan tahapan reduksi, kategorisasi, sintesis konseptual, dan triangulasi sumber untuk memperkuat keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan empat kontribusi utama mahasiswa, yaitu penguatan integritas pribadi melalui penolakan kecurangan, peran sebagai pengawas sosial terhadap penyimpangan administrasi, pemanfaatan teknologi digital untuk transparansi keuangan organisasi, serta kolaborasi awal dengan pihak kampus dalam kampanye integritas. Penelitian menyimpulkan bahwa implementasi Strategi ACTION menjadi kerangka yang relevan untuk memperkuat budaya antikorupsi, namun diperlukan dukungan kelembagaan agar praktik integritas dapat terinternalisasi dan dinormalisasi secara berkelanjutan di lingkungan kampus.
Unduhan
Referensi
Ainy, Z. N. (2021). Dampak Aplikasi Pendidikan Karakter Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi. PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik Dan Dinamika Pendidikan, 9(2), 111–117. https://doi.org/10.30598/PEDAGOGIKAVOL9ISSUE2PAGE111-117
Alkostar, A. (2015). Korupsi Sebagai Extra Ordinary Crime.
Amelia, K., Larasati, G. E., Putri, V. N., & Rakhmawati, N. A. (2024). Peran Perguruan Tinggi dalam Menjaga Integritas Akademik pada Era Digital. Jurnal Sistem Informasi Dan Ilmu Komputer, 2(3), 13–26. https://doi.org/10.59581/JUSIIK-WIDYAKARYA.V2I3.3287
Anwar, R. A. R. H. (2019). Peran Pimpinan Dalam Memberdayakan Tenaga Pendidik Untuk Membangun Good University Governance. Dialektikal: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 135–149. https://www.scribd.com/document/680165191/JURNAL-5
Ayuningtyas, D. (2020). Integrasi Kurikulum Antikorupsi: Peluang dan Tantangan. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 6(1), 93–107. https://doi.org/10.32697/INTEGRITAS.V6I1.375
Bhandesa, A. M., Sudarsana, I. M., Susanta, I. P. A. E., Sutrisna, I. P. G., Putra, I. B. A., & Masri, K. A. (2023). Pendidikan Antikorupsi Dalam Kurikulum Pendidikan Tinggi: Studi Korelasi Pada Sikap dan Perilaku Antikorupsi Civitas Akademika ITEKES Bali. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 411–425. https://doi.org/10.37329/CETTA.V6I2.2464
Burhanudin, A. A. (2022). Peran Perguruan Tinggi Dalam Penanaman Dan Penguatan Pendidikan Karakter Dan Anti Korupsi. Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam, 3(4), 137-149.
Fadhil, M. (2019). Pendidikan Agama Islam, Internalisasi Nilai-Nilai Antikorupsi dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi. JRTIE: Journal of Research and Thought of Islamic Education, 2(1), 44–60. http://riset.ti.or.id/ipk-indonesia/,
Fatkhuri, F. (2019). Desentralisasi Pendidikan di Indonesia : Korupsi dan Problem Politik Kekuasaan. KEMUDI : Jurnal Ilmu Pemerintahan, 3(2), 278–297. https://doi.org/10.31629/kemudi.v3i2.874
Fitriani, S., & Muljono, H. (2019). Beyond Good Governance: An Ultimate Key Success for Higher Education Quality. Journal of Education, Teaching and Learning, 4(1), 210–216.
Hambali, G. (2020). Evaluasi Program Pendidikan Antikorupsi dalam Pembelajaran. Integritas : Jurnal Antikorupsi, 6(1), 31–44. https://doi.org/10.32697/INTEGRITAS.V6I1.621
Karim, A. (2023). Peran Mahasiswa Dalam Pencegahan Korupsi Melalui Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi. JPeHI-Jurnal Penelitian Hukum Indonesia, 4(2), 25–49.
Kholid, I., Rahayu, R., Fathony, M. H., & Anwar, R. (2025). Strategi dan tantangan integrasi nilai antikorupsi dalam Kurikulum Merdeka: kajian sistematik literatur. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(2), 487-497.
Kholiq, A., & Permata, K. I. (2023). Anticorruption Education Ecosystems at State Islamic Universities in Indonesia. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 9(2), 283–292. https://doi.org/10.32697/INTEGRITAS.V9I2.950
Komisi Pemberantasan Korupsi. (2023). Strategi Nasional Pendidikan Antikorupsi (1st ed.). Direktorat Jejaring Pendidikan.
Muammar, M., & Taufik, I. (2023). Ambiguitas Norma Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi, Antara Kewajiban dan Kebutuhan. Peradaban Journal of Law and Society, 2(1), 62–77. https://doi.org/10.59001/PJLS.V2I1.80
Muka, T., Glisic, M., Milic, J., Verhoog, S., Bohlius, J., Bramer, W., Chowdhury, R., & Franco, O. H. (2020). A 24-Step Guide On How To Design, Conduct, And Successfully Publish a Systematic Review And Meta-analysis On Medical Research. European Journal of Epidemiology, 35(1), 49–60. https://doi.org/10.1007/S10654-019-00576-5/METRICS
Perdana, N. S. (2018). Implementasi Peranan Ekosistem Pendidikan Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik. Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan, 8(2), 183–191. https://doi.org/10.24176/RE.V8I2.2358
Permatasari, M., Handayani, T., & Budiono, B. (2019). Implementasi Nilai-nilai Pendidikan Antikorupsi Dalam Membentuk Good Citizen Pada Era Milenial. Jurnal Civic Hukum, 4(1), 20–28. https://doi.org/10.22219/JCH.V4I1. 9893
Risanty, R., & Kesuma, S. A. (2019). Good University Governance: Experience from Indonesian University. Jurnal Perspektif Pembiayaan Dan Pembangunan Daerah, 6(4), 515–524. https://doi.org/10.22437/ ppd.v6i4.6195
Salahudin, Nurmandi, A., Fajar, M., Mutiarin, D., Siregar, B., Sulistyaningsih, T., Jainuri, Agusta, R., & Karinda, K. (2019). Developing Integrity University Governance Model in Indonesia. International Journal of Higher Education, 8(5), 185–199. https://doi.org/10.5430/IJHE.V8N5P185
Siregar, P. J. W. S., & Tirta, N. (2020). Implementasi Stimulan Reward and Punishment pada Kurikulum Pendidikan Antikorupsi. Integritas : Jurnal Antikorupsi, 6(1), 153–168. https://doi.org/10.32697/INTEGRITAS.V6I1.634
Sjafrina, A. G. P., & Anggraeni, D. (2021). Tren Penindakan Korupsi Sektor Pendidikan: Pendidikan di Tengah Kepungan Korupsi. https://antikorupsi.org/id/tren
Wijaya, A. (2025). Peran Kampus dalam Membentuk Generasi Berintegritas dan Anti Korupsi. Journal of Education and Humanities (JEH) Terekam Jejak, 1(2), 97-110.
Zulaiha, A. R., & Munir, M. (2025). Systematic Literature Review: Pengarusutamaan Antikorupsi melalui Kurikulum Pendidikan Antikorupsi pada Pendidikan Tinggi. Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 16(2), 149-170.





