Integrasi Kegiatan Literasi dalam Pembelajaran Tematik untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas III MI Al-Barokah Ajung Jember

Penulis

  • Adilah Kaharani Putri Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Penulis
  • Muhammad Suwignyo Prayogo Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Penulis
  • Putri Sabrina Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Penulis
  • Ria Adeliana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Penulis

Kata Kunci:

Program Literasi, Literasi Baca-Tulis, Minat Baca, Pembiasaan Membaca, MI Al- Barokah Ajung Jember

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelaksanaan serta dampak dari program literasi yang diterapkan di MI Al-Barokah Ajung Jember. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan guru, observasi kegiatan literasi, dan penyebaran angket kepada 29 siswa kelas III. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, program literasi yang dijalankan berfokus pada literasi baca-tulis yang dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu tahap pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. Pada tahap pembiasaan, siswa diarahkan untuk membaca atau mendengarkan bacaan non-pelajaran, kemudian berdiskusi mengenai isi bacaan tersebut. Tahap pengembangan bertujuan untuk menumbuhkan konsistensi minat baca sekaligus meningkatkan pemahaman siswa terhadap isi bacaan. Sementara itu, pada tahap pembelajaran, siswa menunjukkan kemampuan memahami serta mengemukakan kembali materi dengan baik. Berdasarkan hasil angket, program literasi ini memberikan dampak positif, antara lain tumbuhnya kebiasaan membaca pada siswa, meningkatnya aktivitas perpustakaan sekolah, serta berkembangnya kemampuan berpikir kreatif, kritis, dan inovatif pada peserta didik.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Apriono, D.(2013). Pembelajaran kolaboratif: Suatu landasan untuk membangun kebersamaan dan keterampilan kerjasama. Diklus, XVII(1), 292–304.

Gokhale, A. (1995). Pembelajaran Kolaboratif Meningkatkan Pemikiran Kritis. Jurnal Pendidikan Teknologi, 7 (1).

Khoiriyah, A. (2016). Pembelajaran kolaboratif pada matematika untuk membentuk karakter generasi. JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika,1(1), 13-22. Moallem, M. (2003). An Interactive Online Course: A Collaborative Design Model. Educational Technology Research and Development, 51(4), 85–103. https://doi.org/10.1007/BF02504545

Ningrum, P. N. (2016). Meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir kreatif melalui pembelajaran kolaboratif berbasis masalah materi kelarutan dan hasil kali kelarutan (ksp) siswa kelas XI SMA Negeri 10 Semarang.Jurnal Pendidikan Sains Universitas Muhammadiyah Semarang,4(1), 17-28.

Suryani, N. (2016). Implementasi Model Pembelajaran Kolaboratif untuk Meningkatkan Ketrampilan Sosial Siswa. Jurnal Harmoni IPS, 1(2), 1–23.

Susanti, S., Prasetyo, T., & Nasution, S. A. (2017). Model pembelajaran kolaboratif sebagai alternatif pembelajaran ilmu pengetahuan sosial. DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(1), 19-30.

Winata, H. (2020). Pengaruh pembelajaran kolaboratif terhadap keterampilan sosial. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 145–156.

Winata, K. A. (2020). Model pembelajaran kolaboratif dan kreatif untuk menghadapi tuntutan era revolusi industri 4.0. SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 2(1), 12-24.

Zainuddin, M. (2017). Model pembelajaran kolaborasi meningkatkan partisipasi siswa, keterampilan sosial, dan prestasi belajar IPS. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 3(1), 75-83

Zainuddin,A.(2017). Collaborative learning in primary education. Journal of EducationalResearch,5 (1), 23–34.

Diterbitkan

2025-11-20

Cara Mengutip

Integrasi Kegiatan Literasi dalam Pembelajaran Tematik untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas III MI Al-Barokah Ajung Jember. (2025). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(03). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1167