Kondisi Belajar dan Pembelajaran yang Efektif: Analisis Teori Gagne dan Taksonomi Bloom dalam Perspektif Pendidikan Islam

Penulis

  • Nurul Aisyah Universitas Islam Negeri Makassar Penulis
  • Dian Maharani Rusli Universitas Islam Negeri Makassar Penulis
  • Muh Akbar Universitas Islam Negeri Makassar Penulis
  • Saprin Universitas Islam Negeri Makassar Penulis

Kata Kunci:

Kondisi Belajar, Teori Gagné, Taksonomi Bloom, Pendidikan Islam

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kondisi belajar dan pembelajaran yang aktif melalui pendekatan teori Robert Gagné dan Taksonomi Bloom dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode library research atau studi pustaka, yakni dengan mengumpulkan, membaca, dan menelaah berbagai literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, dan sumber-sumber akademik lainnya untuk memperoleh pemahaman mendalam terkait topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi belajar merupakan rangkaian situasi internal dan eksternal yang mempengaruhi proses serta hasil pembelajaran peserta didik. Proses pembelajaran yang aktif menuntut keterlibatan penuh antara pendidik dan peserta didik melalui interaksi, motivasi, dan lingkungan yang kondusif. Berdasarkan teori Gagné, hasil belajar dapat diklasifikasikan menjadi lima kategori utama, yaitu keterampilan intelektual, strategi kognitif, informasi verbal, keterampilan motorik, dan sikap. Klasifikasi ini menunjukkan bahwa pembelajaran efektif harus memperhatikan keragaman hasil belajar peserta didik. Sementara itu, Taksonomi Bloom memberikan kerangka berpikir yang sistematis dalam mengembangkan tujuan pembelajaran dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotor, yang dalam konteks pendidikan Islam selaras dengan upaya mewujudkan insan kamil individu yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Aqib, Zainal. (2013). Model-Model, Media dan Strategi Pembelajaran Kontekstual (Inovatif). Bandung: Yrama Widya.

Bloom, Benjamin S., Engelhart, M. D., Furst, E. J., Hill, W. H., & Krathwohl, D. R. (1956). Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals. New York: Longmans, Green and Co.

Dimyati, & Mudjiono. (2013). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, Syaiful Bahri. (2006). Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Gagné, Robert M. (1985). The Conditions of Learning and Theory of Instruction (4th ed.). New York: Holt, Rinehart and Winston.

Hamalik, Oemar. (2011). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Krathwohl, David R., Bloom, Benjamin S., & Masia, Bertram B. (1964). Taxonomy of Educational Objectives: Handbook II—Affective Domain. New York: David McKay Company.

Miarso, Yusufhadi. (2004). Menyiapkan Guru Profesional. Jakarta: Prenada Media.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjana, Nana. (2009). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Siyoto, Sandu. (2019). “Dasar Metode Penelitian". Yogyakarta: Literasi Media Publishing.

Uno, Hamzah B. (2016). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78.

Diterbitkan

2025-11-16

Cara Mengutip

Kondisi Belajar dan Pembelajaran yang Efektif: Analisis Teori Gagne dan Taksonomi Bloom dalam Perspektif Pendidikan Islam. (2025). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(03), 2335-2346. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1161