Analisis Peran Kearifan Lokal dalam Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi di Indonesia
Kata Kunci:
Kearifan Lokal, Integritas, Pencegahan Korupsi, Budaya Anti-Korupsi, IndonesiaAbstrak
Kearifan lokal sebagai warisan budaya bangsa Indonesia memiliki potensi yang signifikan dalam
memperkuat integritas dan mencegah perilaku koruptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
peran nilai-nilai kearifan lokal dalam membangun integritas dan mencegah korupsi di Indonesia.
Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi
berbagai nilai kearifan lokal seperti kejujuran, tanggung jawab, kesederhanaan, dan gotong royong
yang relevan dengan prinsip anti-korupsi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat
menjadi fondasi efektif dalam membentuk budaya anti-korupsi ketika diintegrasikan melalui
pendidikan, kebijakan publik, dan pemberdayaan masyarakat. Studi ini merekomendasikan revitalisasi
kearifan lokal sebagai upaya strategis dalam pencegahan korupsi secara berkelanjutan.
Unduhan
Referensi
Hiariej, E. O. S. (2019). Prinsip-Prinsip Hukum Pidana. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka. Huberts, L. W. J. C. (2018). Integrity: What it is and Why it is Important. Public Integrity, 20(1), 1-10.
Marwan, M. (2020). Hukum Pidana Korupsi. Jakarta: Kencana.
Mietzner, M. (2021). "Authoritarian Innovations and Democratic Backsliding in Indonesia." Democratization, 28(3), 627–644.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Prayitno, R. (2022). Korupsi Sistemik dan Tantangan Penegakan Hukum di Indonesia. Malang: UB Press.
Rizani, A. (2024). Problematika Penegakan Hukum di Indonesia: Antara Regulasi dan Kepentingan Politik. PERKARA: Jurnal Ilmu Hukum, 2(2), 140–148.
Sibarani, R. (2018). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.
Soekanto, S. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.





