Pengaruh Model Pembelajaran Kolaboratif Terhadap Peningkatan Keterampilan Sosial Siswa Pada Mata Pelajaran IPA & IPS Kelas III di SDN Mangli 01 Jember
Kata Kunci:
Pembelajaran Kolaboratif, Keterampilan Sosial, IPA, IPS, Sekolah Dasar, Kuasi EksperimenAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kolaboratif terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa kelas 3 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPA & IPS) di SDN Mangli 01 Jember. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah 20 siswa kelas 3 yang seluruhnya dijadikan subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui lembar observasi keterampilan sosial dan dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor keterampilan sosial siswa pada pretest adalah 67,40, sedangkan rata-rata posttest meningkat menjadi 83,25. Analisis statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan (t = 8,12, p <0,05) dari model pembelajaran kolaboratif terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran kolaboratif dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan interaksi sosial, kerja sama, dan komunikasi siswa pada mata pelajaran IPA & IPS.
Unduhan
Referensi
Apriono, D. (2013). Pembelajaran kolaboratif: Suatu landasan untuk membangun kebersamaan dan keterampilan kerjasama. Diklus, XVII(1), 292–304.
Gokhale, A. (1995). Pembelajaran Kolaboratif Meningkatkan Pemikiran Kritis. Jurnal Pendidikan Teknologi, 7 (1).
Khoiriyah, A. (2016). Pembelajaran kolaboratif pada matematika untuk membentuk karakter generasi. JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika,1(1), 13-22.
Moallem, M. (2003). An Interactive Online Course: A Collaborative Design Model. Educational Technology Research and Development, 51(4), 85–103. https://doi.org/10.1007/BF02504545
Ningrum, P. N. (2016). Meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir kreatif melalui pembelajaran kolaboratif berbasis masalah materi kelarutan dan hasil kali kelarutan (ksp) siswa kelas XI SMA Negeri 10 Semarang.Jurnal Pendidikan Sains Universitas Muhammadiyah Semarang,4(1), 17-28.
Suryani, N. (2016). Implementasi Model Pembelajaran Kolaboratif untuk Meningkatkan Ketrampilan Sosial Siswa. Jurnal Harmoni IPS, 1(2), 1–23.
Susanti, S., Prasetyo, T., & Nasution, S. A. (2017). Model pembelajaran kolaboratif sebagai alternatif pembelajaran ilmu pengetahuan sosial. DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(1), 19-30.
Winata, H. (2020). Pengaruh pembelajaran kolaboratif terhadap keterampilan sosial. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 145–156.
Winata, K. A. (2020). Model pembelajaran kolaboratif dan kreatif untuk menghadapi tuntutan era revolusi industri 4.0. SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 2(1), 12-24.
Zainuddin, M. (2017). Model pembelajaran kolaborasi meningkatkan partisipasi siswa, keterampilan sosial, dan prestasi belajar IPS. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 3(1), 75-83
Zainuddin,A.(2017). Collaborative learning in primary education. Journal of EducationalResearch,5 (1), 23–34.





