Layanan Bimbingan Kelompok Melalui Media Ular Tangga Ekspresi Diri Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Pada Siswa SMP

Penulis

  • Lailatul Kamila Hafsa UIN Sunan Ampel Surabaya Penulis
  • Amriana UIN Sunan Ampel Surabaya Penulis

Kata Kunci:

Bimbingan Kelompok, Media Ular Tangga, Keterampilan Komunikasi Siswa

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan layanan bimbingan kelompok dengan inovasi media permainan ular tangga ekspresi diri dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa SMP. Observasi awal menunjukkan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan berkomunikasi, seperti gugup berbicara di depan umum, terlibat konflik verbal negatif, dan cenderung pasif. Permasalahan ini mendorong guru BK untuk mengimplementasikan bimbingan kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ular tangga ekspresi diri dapat merangsang kemampuan komunikasi siswa, mendorong interaksi positif, dan membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan tidak membosankan, sehingga secara signifikan meningkatkan keterampilan komunikasi siswa.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Anas, N., & Sapri. (n.d.). Komunikasi antara kognitif dan kemampuan berbahasa. EUONIA: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 2.

Ariestian, Y. (2019). Proses berpikir reflektif siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi sistem persamaan linier dua variabel. Jurnal Kadikma, 7(1), 94–104.

Astuti, A. D., Sugiyo, & Suwarjo. (2021). Model layanan BK kelompok teknik permainan (games) untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa. Jurnal Bimbingan Konseling, 2(1). https://doi.org/10.15294/jubk.v2i1.1236

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54.

Folastri, S., & Rangka, I. B. (2016). Prosedur layanan bimbingan dan konseling kelompok: Panduan praktis menyeluruh. Bandung: Mujahid Press.

Gibson, R. L., & Mitchell, M. H. (2010). Bimbingan dan konseling. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Goleman, D. (2020). Kecerdasan emosional (T. Hermaya, Trans.). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Prayitno. (1995). Layanan bimbingan dan konseling kelompok (dasar dan profil). Jakarta: Ghalia Indonesia.

Prayitno. (2019). Layanan bimbingan dan konseling kelompok (dasar dan profil). Jakarta: Ghalia Indonesia.

Prianto, T. P. (2021). Metode diskusi Macromedia Flash untuk meningkatkan hasil belajar alat ukur mekanik. Jurnal Taman Vokasi, 5(1), 33.

Rachmayanie, R., Rakhmawati, D., & Apsari, Y. (2020). Pengantar pelaksanaan praktik pengajaran di sekolah bimbingan dan konseling di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Yogyakarta: Penerbit Deepublish.

Ridhani, A. R. (2020). Bimbingan kelompok religius: Pendekatan alternatif membentuk karakter anak Islami. Kalimantan: LP2M Uniska MAAB.

Romlah, T. (2001). Teori dan praktek bimbingan kelompok. Malang: Universitas Negeri Malang.

Sadiman, A. (2002). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan dan pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Press.

Sadiman, A., Rahardjo, R., Haryono, A., & Rahardjito. (2010). Media pendidikan dan proses belajar mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-jenis penelitian dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 1(1), 18.

Diterbitkan

2025-10-29

Cara Mengutip

Layanan Bimbingan Kelompok Melalui Media Ular Tangga Ekspresi Diri Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Pada Siswa SMP. (2025). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(03), 2084-2092. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1125