Implementasi Literasi Ideologi Islam Berbasis Masjid dalam Membangun Generasi Kritis dan Moderat di Desa Cibitung
Kata Kunci:
Literasi Islam, Ideologi, Moderasi Beragama, Pendidikan MasjidAbstrak
Generasi muda desa menghadapi tantangan besar di era digital, di antaranya derasnya arus informasi, penetrasi ideologi transnasional, serta minimnya literasi keislaman yang kontekstual. Kondisi ini berpotensi menimbulkan disorientasi nilai, melemahnya semangat kebangsaan, dan meningkatnya kerentanan terhadap paham keagamaan yang ekstrem. Dalam rangka merespons permasalahan tersebut, Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025 di Desa Cibitung, Kecamatan Sagaranten, menginisiasi kegiatan literasi ideologi Islam berbasis masjid. Program ini menempatkan masjid bukan sekadar tempat ibadah ritual, melainkan juga pusat pendidikan ideologis, kultural, dan spiritual bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi kajian tematik keislaman, pelatihan membaca Al-Qur’an, praktik shalat dan adzan, serta dialog interaktif tentang nilai-nilai Islam moderat, Pancasila, dan kebangsaan. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) digunakan dengan melibatkan remaja masjid, tokoh agama, perangkat desa, dan mahasiswa KKN. Hasil implementasi awal menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tajwid, bertambahnya jumlah remaja yang aktif mengikuti kajian masjid, serta munculnya kesadaran kritis terhadap isu-isu ideologis keagamaan yang beredar di media sosial. Selain itu, masjid menjadi pusat penguatan ukhuwah, gotong royong, dan sarana pendidikan lintas generasi. Dengan demikian, program literasi ideologi Islam berbasis masjid terbukti tidak hanya meningkatkan aspek religiusitas, tetapi juga memperkuat karakter kritis dan moderat generasi muda. Model ini dapat direplikasi di desa-desa lain untuk menjadikan masjid sebagai pusat literasi Islam yang adaptif terhadap tantangan zaman sekaligus kokoh menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Unduhan
Referensi
Azra, A. (2019). Islam Indonesia: Islam Moderat dalam Konteks Global. Jakarta: Prenadamedia.
Budiman, I., Sari, D. P., & Rahman, F. (2021). Community-Based Education for Islamic Values. International Journal of Islamic Studies, 12(2), 77-93.
Endin, E. Nasrudin, & Jaenudin, U. (2021). Psikologi Agama dan Spiritualitas: Memahami Perilaku Beragama dalam Perspektif Psikologi. Lagood’s Publishing.
Hidayat, K. (2018). Agama dan Kritis Berpikir di Era Digital. Bandung: Mizan.
Kamaluddin, M., Bachtiar, Y., & Nasrudin, E. (2023). Teacher’s Social Competence, Motivation, Student Learning Interest and Islamic Religious Education on Zakat. Atthulab: Islamic Religion Teaching & Learning Journal, 8(2).
Kementerian Agama RI. (2020). Moderasi Beragama. Jakarta: Kemenag RI.
Malik, A. N., Nugraha, M. S., & Nasrudin, E. (2023). Implementasi Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah. At-Tadbir: Media Hukum dan Pendidikan, 33(2), 99-106.
Nasrudin, E., & Safwandy, M. (2023). Memahami Pengaruh Kepemimpinan Karismatik dan Layanan Perpustakaan terhadap Mutu Lulusan melalui Budaya Literasi Keagamaan. Jurnal Isema: Islamic Educational Management, 8(1), 45-60.
Raharjo, S., Ihsan, T., & Hadi, S. P. (2021). Sustainable community empowerment in Islamic education. Sustainability, 13(20), 11382.
Zarkasyi, H. (2020). Literasi Ideologi dalam Pendidikan Islam. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.





