Transparansi Biaya Tambahan Sebelum Akad Elektronik: Analisis Hukum Ekonomi Syariah Dan Perlindungan Konsumen di Indonesia

Authors

  • Muh Hasir STEBI Global Mulia Penulis
  • Maria Fransisca STEBI Global Mulia Penulis

DOI:

https://doi.org/10.70294/q94nze78

Keywords:

akad elektronik, hukum ekonomi syariah, perdagangan elektronik, perlindungan konsumen, transparansi biaya

Abstract

Perkembangan perdagangan elektronik meningkatkan kemudahan transaksi, tetapi juga menimbulkan persoalan transparansi biaya tambahan yang berpotensi merugikan konsumen apabila informasi biaya tidak disampaikan secara lengkap sebelum persetujuan akad elektronik diberikan. Persoalan ini berkaitan dengan kepastian informasi harga, kualitas persetujuan konsumen, dan prinsip keadilan dalam transaksi digital. Artikel ini bertujuan menganalisis transparansi biaya tambahan berdasarkan hukum positif Indonesia dan hukum ekonomi syariah serta merumuskan indikator untuk memperkuat perlindungan konsumen. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dengan pendekatan hukum normatif dan konseptual. Data diperoleh dari peraturan perundang-undangan, fatwa, buku, dan artikel ilmiah, kemudian dianalisis secara deskriptif-naratif dan komparatif. Hasil kajian merumuskan empat indikator transparansi, yaitu kelengkapan informasi biaya, ketepatan waktu pengungkapan, kejelasan total pembayaran, dan persetujuan konsumen berdasarkan informasi yang memadai. Indikator tersebut sejalan dengan prinsip amanah, kejujuran, an-tarāḍin, dan larangan tadlis dalam hukum ekonomi syariah. Kajian ini menawarkan kerangka analisis yang menghubungkan perlindungan konsumen dengan etika transaksi syariah. Disimpulkan bahwa seluruh biaya perlu diungkapkan secara jelas sebelum persetujuan akhir agar konsumen dapat mengambil keputusan secara sadar dan adil. Penelitian selanjutnya disarankan menguji kerangka tersebut melalui studi empiris pada berbagai platform perdagangan elektronik

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Al Mustaqim, D. (2023). Prinsip syariah dalam operasional online shop: Analisis Fatwa DSN-MUI No. 146/DSN-MUI/IX/2021. *AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics, 1*(1). https://jurnal.staialbahjah.ac.id/index.php/ab-joiec/article/view/9

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2021). *Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 146/DSN-MUI/XII/2021 tentang online shop berdasarkan prinsip syariah*. https://dsnmui.or.id/kategori/fatwa/

Doublet, S., & Koenig, V. (2023). Running out of time(rs): Effects of scarcity cues on perceived task load, perceived benevolence and user experience on e-commerce sites. *Behaviour & Information Technology, 42*(14), 2281–2299. https://doi.org/10.1080/0144929X.2023.2242966

Dwijaya, A. G., & Harmono. (2025). Construction of marketplace responsibility in consumer protection of digital halal products in Indonesia. *Jurnal Legisci, 3*(1). https://doi.org/10.62885/legisci.v3i1.898

Fista, Y. L., Machmud, A., & Suartini. (2023). Perlindungan hukum konsumen dalam transaksi e-commerce ditinjau dari perspektif Undang-Undang Perlindungan Konsumen. *Binamulia Hukum, 12*(1). https://ejournal.hukumunkris.id/index.php/binamulia/article/view/599

Ghozali, F. A., & Hardyanthi, T. (2024). Perlindungan konsumen pada platform e-commerce: Regulasi dan peran pemerintah. *Ethics and Law Journal: Business and Notary, 2*(3). https://doi.org/10.61292/eljbn.220

Indonesia. (1999). *Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen*. https://peraturan.bpk.go.id/Details/45288/uu-no-8-tahun-1999

Indonesia. (2019). *Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik*. https://peraturan.bpk.go.id/Details/126143/pp-no-80-tahun-2019

Indonesia. (2024). *Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik*. https://peraturan.bpk.go.id/

Inderst, R., & Obradovits, M. (2023). Excessive competition on headline prices. *International Economic Review, 64*(2), 783–808. https://doi.org/10.1111/iere.12616

Laurent, G., & Vanhuele, M. (2023). How do consumers read and encode a price? *Journal of Consumer Research, 50*(3), 510–532. https://doi.org/10.1093/jcr/ucad005

Moriuchi, E., & Murdy, S. (2025). Consumer reactions to drip pricing: The moderating effect of price fairness in the sharing economy accommodation. *Cornell Hospitality Quarterly, 66*(3), 304–316. https://doi.org/10.1177/19389655241271328

Prayuti, Y., Herlina, E., & Rasmiaty, M. (2024). Perlindungan hukum konsumen dalam transaksi perdagangan di e-commerce di Indonesia. *Jurnal Hukum Mimbar Justitia, 10*(1). https://jurnal.unsur.ac.id/index.php/jhmj/article/view/4086

Rahman, I., Sahrul, Mayasari, R. E., Nurapriyanti, T., & Yuliana. (2023). Hukum perlindungan konsumen di era e-commerce: Menavigasi tantangan perlindungan konsumen dalam lingkungan perdagangan digital. *Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains, 2*(8). https://wnj.westsciences.com/index.php/jhhws/article/view/605

Riyadi, S. S. (2025). Fatwa DSN-MUI tentang online shop syariah perspektif maqashid syariah: Analisis maqashid syariah pendekatan sistem Jasser Audah. *J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4*(2), 1–12. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i2.5145

Sani, K. (2025). Implementasi prinsip ekonomi syariah dalam Fatwa DSN-MUI No. 146 tentang online shop: Sebuah studi literatur. *LA RIBA: Jurnal Perbankan Syariah, 7*(1), 68–82. https://doi.org/10.53649/la%20riba.v7i01.1313

Seim, K., & Vitorino, M. A. (2025). Drip pricing when consumers have limited foresight: Evidence from driving school fees. *The RAND Journal of Economics, 56*(4), 444–475. https://doi.org/10.1111/1756-2171.70011

Syahruddin, A., Mubarak, H., & Ahmad, K. (2024). Islamic guidelines for digital commerce: Fatwa MUI No. 146 and its impact on Indonesia’s e-commerce ecosystem. *Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review, 3*(1), 35–45. https://doi.org/10.64016/parewasaraq.v3i1.35

Witte, J., Kenning, P., & Brock, C. (2025). Dark patterns in online retailing: An analysis based on information manipulation theory. *European Journal of Marketing, 59*(13), 596–624. https://doi.org/10.1108/EJM-04-2023-0302

Zahratunnisa, H. S., Etiveni, I., Purwandari, B., & Purwaningsih, E. H. (2025). How people recognize dark pattern in e-commerce? *Jurnal Sistem Informasi, 21*(1). https://doi.org/10.21609/jsi.v21i1.1479

Zuheri, A. A., & Ghozali, M. L. (2025). Prinsip ekonomi syariah dalam operasional online shop: Analisis Fatwa DSN-MUI No. 146/DSN-MUI/XII/2021 perspektif sadd al-dzari’ah. *Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah, 10*(2), 391–410. https://doi.org/10.36908/esha.v10i2.1189

Downloads

Published

2026-10-30

How to Cite

Transparansi Biaya Tambahan Sebelum Akad Elektronik: Analisis Hukum Ekonomi Syariah Dan Perlindungan Konsumen di Indonesia. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(02). https://doi.org/10.70294/q94nze78