Strategi Pemeliharaan dan Pengelolaan Monumen Kresek untuk Pelestarian Budaya Lokal
DOI:
https://doi.org/10.70294/n1zg1f20Keywords:
Pemeliharaan, Pengelolaan Monumen Kresek, Warisan budaya lokalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemeliharaan dan pengelolaan Monumen Kresek sebagai upaya pelestarian warisan budaya lokal serta mengetahui tantangan yang dihadapi dalam pengembangannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengelola Monumen Kresek. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, waktu, dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemeliharaan dan pengelolaan Monumen Kresek dilakukan melalui pendekatan fisik dan nonfisik. Pemeliharaan fisik dilakukan melalui pembersihan rutin, pengecekan harian, perbaikan fasilitas, pengecatan berkala, serta perawatan lingkungan monumen. Sementara itu, pemeliharaan nonfisik dilakukan melalui edukasi sejarah, pelestarian budaya lokal, kegiatan tradisi, serta kerja sama antara pengelola, pemerintah, dan sekolah. Meskipun demikian, pengelolaan Monumen Kresek masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan pendanaan, kurangnya fasilitas pendukung, rendahnya kesadaran pengunjung, dan minimnya pemahaman generasi muda terhadap nilai sejarah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengelolaan, peningkatan edukasi sejarah, serta dukungan dari berbagai pihak agar Monumen Kresek tetap lestari sebagai warisan budaya lokal dan sarana wisata sejarah.
Unduhan
References
Alfansyur, A., & Mariyani. (2020). Seni mengelola data: Penerapan triangulasi teknik, sumber dan waktu pada penelitian pendidikan sosial. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(2), 146–150.
Andri Saputra Agastya. (2022). Zonasi kawasan wisata sejarah Monumen Kresek berbasis CBT (community-based tourism).
Budihardjo, A. S. (2021). Jenis penyajian data dan triangulasi sumber data kualitatif. Universitas Gadjah Mada.
Hansen, S. (2020). Investigasi teknik wawancara dalam penelitian kualitatif manajemen konstruksi. Jurnal Teknik Sipil, 27(3), 283–294. https://doi.org/10.5614/jts.2020.27.3.10
Hardani, H., Andriani, H., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Istiqomah, R. R., Sukmana, D. J., & Fardani, R. A. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Hartono, Y., & Saputra, A. (2022). Zonasi kawasan wisata sejarah Monumen Kresek berbasis CBT (Community-Based Tourism). AGASTYA: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya, 12(1), 69–79. https://doi.org/10.25273/ajsp.v12i1.11887
Lahang, M. (2025). Pengelolaan cagar budaya sebagai aset pemerintah daerah. KAGANGA Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial-Humaniora, 8(3). https://www.researchgate.net/publication/396551353_Pengelolaan_Cagar_Budaya_Sebagai_Aset_Pemerintah_Daerah
Melani Puri Anggraeni. (2025). Analisis pengaruh fasilitas, lokasi, tarif dan daya tarik terhadap minat berkunjung ulang (Studi Kasus Monumen Kresek Kabupaten Madiun). Universitas PGRI Madiun.
Nasution, S. L. (2021). Pengaruh kualitas produk, citra merek, kepercayaan, kemudahan, dan harga terhadap keputusan pembelian pada e-commerce Shopee. Skripsi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Nur Samsiyah, & Muhammad Hanif. (2022). Edukasi wisata bagi pengunjung Monumen Kresek di tengah pandemi COVID-19 melalui sosialisasi partisipatif.
Pebri Agung Hermanto. (2021). Analisis motivasi berkunjung wisatawan ke destinasi wisata memorial Monumen Kresek Madiun. STP AMPTA Yogyakarta.
Prabowo, W., & Yuuwono, A. B. (2021). Kajian pelestarian dan pemeliharaan bangunan cagar budaya di Surakarta. Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, 26(2), 51–61. https://doi.org/10.36728/jtsa.v26i2.1486
Puspita, R., Arniti, N. K., Pinatih, D. S., & Antari, N. P. B. W. (2025). Manajemen tata kelola administrasi pekerjaan pemeliharaan fasilitas di lingkungan Pelabuhan Benoa, Badung-Bali. INOVASI, 12(2), 495–503. https://doi.org/10.32493/Inovasi.v12i2.p495-503.55724
Rahardjo, M. (2021). Triangulasi dalam penelitian kualitatif. Nalar Visioner.
Rofiah, C., & Bungin, B. (2021). Qualitative methods: Simple research with triangulation theory design. Develop, 5(1), 18–28. https://doi.org/10.25139/dev.v5i1.3690
Sania Nur Afifah, Broto W. Sulistyo, & Dian P. E. Laksmiyanti. (2021). Pendekatan simbolisme dalam perancangan museum di area Monumen Kresek.
Soebijantoro, S., Hartono, Y., & Huda, K. (2024). Strategi pengembangan kawasan wisata sejarah Monumen Kresek terintegrasi agrowisata berbasis community-based tourism (CBT) di Kabupaten Madiun. Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan, 8(1). https://doi.org/10.29408/fhs.v8i1.24125
Soebijantoro, Soebijantoro, Hartono, Yudi, & Huda, Khoirul. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan wisata sejarah Monumen Kresek Kabupaten Madiun. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(3), 399–406.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tajuddin, M., & Natalia, L. (2023). Pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan. JURNAL MAPPESONA, 6(1). https://doi.org/10.30863/mappesona.v6i1.2092
Widayat, W., & Amirullah, A. (2020). Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan. Revitalisasi: Jurnal Ilmu Manajemen, 9(1), 1–8.
Yuniasih, S., Setyowardany, D. P., Farama Lestari, N. P., Iswantari, R. E., & Khasanah, L. S. (2022). Monumen Kresek tempat wisata penuh sejarah. Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya (Sabaya), 1(1), 23–29. https://doi.org/10.31004/sabaya.v1i1.4851





