Tata Cara Permainan Lempar Selendang Saibatin

Authors

  • Ratna Dewi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Penulis
  • Amrina Rosyada Nizar Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Penulis
  • Dea Wulandari Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Penulis
  • Desi Fitriani Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Penulis
  • Dafa Zainul Hibatullah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Penulis
  • Mutiara Putri Rajasky Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Penulis
  • Velly Merista Fajriani Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Penulis

DOI:

https://doi.org/10.70294/ekmf2n78

Keywords:

Lempar Selendang, Saibatin, Budaya Lampung, Kearifan

Abstract

Tradisi lempar selendang merupakan salah satu bentuk kebudayaan masyarakat Lampung Saibatin yang berfungsi sebagai sarana silaturahmi dan interaksi sosial, khususnya bagi muli dan mekhanai. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tradisi lempar selendang, tata cara pelaksanaannya, manfaat sosial dan budaya, serta upaya pelestariannya. Pembahasan mencakup keterkaitan lempar selendang dengan Tari Nyambai, tahapan pelaksanaan permainan, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, dan peran masyarakat dalam menjaga keberlangsungannya. Tradisi ini tidak hanya menjadi hiburan dalam rangkaian kegiatan adat, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mempererat hubungan sosial dan mengenal budaya daerah. Oleh sebab itu, pelestarian tradisi lempar selendang perlu melibatkan tokoh adat, masyarakat, generasi muda, dan pemerintah daerah agar tetap dikenal oleh generasi selanjutnya.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Aulia, J., Qistina, S. R., & Agustina, N. (2023). Eksistensi budaya lempar selendang muli mekhanai pada masyarakat Lampung Pesisir Desa Sukajaya Punduh Kecamatan Marga Punduh Lampung. Ibrah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 83–94. https://doi.org/10.47766/ibrah.v2i2.1918

Halim, A., Pitoewas, B., & Siswanto, E. (2026). Peranan tokoh adat dalam melestarikan adat Lampung Sai Batin di Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(2), 212–218. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.13649

Handayani, R., & Aeni, D. N. (2024). Nengah Nyappur Mulli Meranai dalam acara lempar selendang di Kabupaten Tulang Bawang. Jurnal Punyimbang, 4(2), 65–75. https://doi.org/10.23960/punyimbang.v4i2.1130

Herlandani, A., & Puspa, T. (2025). Peran Nyambai sebagai identitas dan tradisi budaya Lampung. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 240–249. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.34564

Ningrum, C. R. (2017). Fungsi tari Nyambai pada upacara perkawinan adat Nayuh pada masyarakat Saibatin di Pesisir Barat Lampung. Joged, 10(2), 533–546. https://doi.org/10.24821/joged.v10i2.1

Ulfa, S. T., Ariyani, F., & Astriawan, D. (2023). Nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi Kekiceran masyarakat Pugung Pesisir Barat Lampung. Jurnal Tiyuh Lampung: Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan, 7(1), 29–

https://doi.org/10.23960/tiyuhlampung.v7i1.1117

Downloads

Published

2026-10-06

How to Cite

Tata Cara Permainan Lempar Selendang Saibatin. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(01). https://doi.org/10.70294/ekmf2n78