Kontribusi Transparansi, Akuntabilitas, dan Good Governance terhadap Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah: Bukti Empiris pada BPKK Kabupaten Pidie Jaya

Authors

  • Nadiatur Rafiqa Politeknik Negeri Lhokseumawe Penulis
  • Marjulin Politeknik Negeri Lhokseumawe Penulis
  • Mariana Mariana Politeknik Negeri Lhokseumawe Penulis

DOI:

https://doi.org/10.70294/c98nts93

Keywords:

Akuntabilitas, Good Governance, Keuangan Daerah, Kinerja Pemerintah, Transparansi

Abstract

Studi terdahulu lebih sering menguji transparansi, akuntabilitas, atau good governance secara terpisah, sehingga kontribusi parsial ketiga konstruk yang beririsan tersebut belum dijelaskan secara memadai. Penelitian ini menganalisis kontribusi parsial dan simultan ketiganya terhadap kinerja pengelolaan keuangan daerah pada Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie Jaya. Kebaruan penelitian terletak pada pengujian dua mekanisme spesifik, yaitu transparansi dan akuntabilitas, bersama good governance sebagai konstruk payung untuk mengidentifikasi daya jelas tambahannya. Penelitian menggunakan survei kuantitatif terhadap seluruh 75 pegawai yang terlibat dalam pengelolaan keuangan daerah; seluruh anggota populasi dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data primer dikumpulkan dengan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda pada SPSS versi 25. Hasil menunjukkan bahwa transparansi berhubungan positif dan signifikan dengan kinerja pengelolaan keuangan daerah (B = 0,329; t = 3,431; p = 0,001), demikian pula akuntabilitas (B = 0,187; t = 2,144; p = 0,035). Sebaliknya, good governance menunjukkan koefisien positif, tetapi tidak signifikan setelah transparansi dan akuntabilitas dikendalikan (B = 0,091; t = 1,233; p = 0,222). Secara simultan, ketiga variabel signifikan menjelaskan variasi kinerja (F = 10,285; p < 0,001; R² = 0,303; R² terkoreksi = 0,273). Temuan menegaskan pentingnya keterbukaan informasi dan pertanggungjawaban yang operasional. Tidak signifikannya konstruk good governance tidak berarti tata kelola tidak relevan, melainkan belum ditemukan kontribusi parsial yang berbeda dari dua mekanisme tersebut. BPKK perlu memprioritaskan akses informasi yang mudah dipahami, kejelasan tanggung jawab, dan tindak lanjut kinerja yang terdokumentasi.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Addink, H. (2019). Good governance: Concept and context. Oxford University Press.

https://doi.org/10.1093/oso/9780198841159.001.0001

Adira, S., Saputri, C. A., Arnita, A., & Mariana, M. (2024). Peran inspektorat daerah dalam peningkatan kualitas pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Ekalaya: Jurnal Ekonomi Akuntansi, 2(4), 353-365.

https://doi.org/10.59966/ekalaya.v2i4.1392

Aisyah, M. S., Amanda, A., Fakia, I., & Mariana, M. (2024). Evaluasi kinerja BPK dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan pemerintah daerah. Ekalaya: Jurnal Ekonomi Akuntansi, 2(4), 302-311.

https://doi.org/10.59966/ekalaya.v2i4.1408

Amelia, H. L., & Hidajat, S. (2025). Pengaruh partisipasi, transparansi dan akuntabilitas terhadap kinerja keuangan instansi publik. Atestasi: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 8(2), 562-573.

https://doi.org/10.57178/atestasi.v8i2.1699

Cucciniello, M., Porumbescu, G. A., & Grimmelikhuijsen, S. (2017). 25 years of transparency research: Evidence and future directions. Public Administration Review, 77(1), 32-44.

https://doi.org/10.1111/puar.12685

de Renzio, P., & Wehner, J. (2017). The impacts of fiscal openness. The World Bank Research Observer, 32(2), 185-210.

https://doi.org/10.1093/wbro/lkx004

Dubnick, M. J. (2005). Accountability and the promise of performance: In search of the mechanisms. Public Performance & Management Review, 28(3), 376-417.

https://doi.org/10.1080/15309576.2005.11051839

Edowai, M., Abubakar, H., & Said, M. (2021). Analisis akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah terhadap kinerja pemerintah daerah Kabupaten Deiyai. Indonesian Journal of Business and Management, 4(1), 87-96.

https://doi.org/10.35965/jbm.v4i1.1184

Eriva, C. Y., & Handayani, M. (2024). Pengaruh transparansi, kompetensi dan pengalaman kerja terhadap kinerja keuangan pada Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK) Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 11(1), 22-32.

https://jurnal.politeknikaceh.ac.id/index.php/jia/article/view/276

Fathirah, D., Nirwana, N., & Haliah, H. (2024). Budget transparency and accountability in local government. Asian Journal of Management Analytics, 3(4), 1171-1184.

https://doi.org/10.55927/ajma.v3i4.11878

Fukuyama, F. (2013). What is governance? Governance, 26(3), 347-368.

https://doi.org/10.1111/gove.12035

Grindle, M. S. (2004). Good enough governance: Poverty reduction and reform in developing countries. Governance, 17(4), 525-548.

https://doi.org/10.1111/j.0952-1895.2004.00256.x

Hood, C. (2010). Accountability and transparency: Siamese twins, matching parts, awkward couple? West European Politics, 33(5), 989-1009.

https://doi.org/10.1080/01402382.2010.486122

Indriana, I., & Nasrun, M. (2019). Pengaruh good governance terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, 8(1), 19-26.

https://doi.org/10.35906/je001.v8i1.330

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305-360.

https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X

Mariana, M., Diana, D., Arifai, M., & Jannah, M. (2025). Public sector accounting reform: A systematic literature review. HEI EMA: Jurnal Riset Hukum, Ekonomi Islam, Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, 4(2), 132-141.

https://doi.org/10.61393/heiema.v4i2.320

Maulidi, M. R., Safira, Z., Nabila, J., Mariana, M., & Rahmati, R. (2025). Digital transformation in local government: Enhancing financial transparency through the Regional Financial Information System (SIKD). HEI EMA: Jurnal Riset Hukum, Ekonomi Islam, Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, 4(1), 54-66.

https://doi.org/10.61393/heiema.v4i1.266

Mbipi, S. D., Assih, P., & Sumtaky, M. (2021). Pengelolaan keuangan daerah dan good governance terhadap kinerja satuan kerja perangkat daerah. AFRE (Accounting and Financial Review), 3(2), 152-158.

https://doi.org/10.26905/afr.v3i2.5503

Merchilia, S., & Robinson. (2024). Pengaruh akuntabilitas dan transparansi terhadap kinerja keuangan organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Bengkulu. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(4), 5326-5338.

https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i4.1134

Pasaribu, P. N. P., Nuri, H., Arsya, M., & Mariana, M. (2024). Meningkatkan akuntabilitas keuangan daerah melalui penerapan standar akuntansi pemerintahan yang efektif. Ekalaya: Jurnal Ekonomi Akuntansi, 2(4), 1-8.

https://doi.org/10.59966/ekalaya.v2i4.1375

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. (2024). Transparansi keuangan daerah tahun 2024.

https://pidiejayakab.go.id/halaman/transparansi-keuangan-daerah-tahun-2024

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. (2025, 23 Mei). Bupati Pidie Jaya menerima LHP dengan WTP dari BPK RI terhadap LKPD tahun anggaran 2024.

https://pidiejayakab.go.id/berita/kategori/berita/bupati-pidie-jaya-menerima-lhp-dengan-wtp-dari-bpk-ri-terhadap-lkpd-tahun-anggaran-2024

Ramadana, S. W., Mariana, M., Rahmaniar, R., & Bahgia, S. (2023). Determinansi kinerja keuangan pemerintah daerah. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 7(2), 1831-1840.

https://doi.org/10.33395/owner.v7i2.1590

Republik Indonesia. (2006). Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah.

https://peraturan.bpk.go.id/Details/49029/pp-no-8-tahun-2006

Republik Indonesia. (2019). Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

https://peraturan.bpk.go.id/Details/103888/pp-no-12-tahun-2019

Ritonga, I. T., & Syahrir, S. (2016). Mengukur transparansi pengelolaan keuangan daerah di Indonesia: Berbasis website. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 20(2), 110-126.

https://doi.org/10.20885/jaai.vol20.iss2.art4

Downloads

Published

2026-09-18

How to Cite

Kontribusi Transparansi, Akuntabilitas, dan Good Governance terhadap Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah: Bukti Empiris pada BPKK Kabupaten Pidie Jaya. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(02). https://doi.org/10.70294/c98nts93