Masa Depan Pendidikan Agama di Era Disrupsi Digital

Authors

  • Joko Nursiyo Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik Penulis

DOI:

https://doi.org/10.70294/pznba295

Keywords:

Disrupsi Digital, Pendidikan Agama , Otoritas Keagamaan, Moderasi Beragama, Literasi Digital

Abstract

Era disrupsi digital telah merombak secara mendasar lanskap pendidikan agama, menghadirkan peluang sekaligus tantangan kompleks bagi pembentukan karakter dan moralitas generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak transformasi teknologi terhadap pembelajaran agama, mengidentifikasi kerentanan sosio-teknologis yang muncul, serta merumuskan formulasi strategis bagi masa depan pendidikan agama. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, data dikumpulkan melalui kombinasi observasi siber, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disrupsi digital memicu pergeseran otoritas keagamaan ke ruang siber serta meningkatkan risiko algoritmik berupa echo chamber dan erosi dimensi spiritual (uswah dan tazkiyatun nafs). Sebagai langkah solutif, penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran hibrida (blended learning) yang mengintegrasikan literasi digital kritis dan nilai-nilai moderasi beragama secara substantif ke dalam kurikulum. Melalui strategi ini, pendidikan agama mampu bertransformasi menjadi instrumen pembentukan karakter yang adaptif, relevan, dan kokoh di era digital.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Abdullah, M. A. (2021). Menjaga moderasi beragama di era pasca-kebenaran (post-truth). Suara Muhammadiyah.

Azra, A. (2022). Reorganisasi pendidikan Islam di era siber: Tantangan dan peluang digitalisasi. Kompas Buku Utama.

Buckingham, D. (2021). Media education: Literacy, learning and contemporary culture in the digital age. Polity Press.

Campbell, H. A., & Evolvi, S. (2021). Contextualizing digital religion and religious authority in the digital age. New Media & Society, 23(4), 1012–1028.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (Ed. ke-6). SAGE Publications.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2023). The SAGE handbook of qualitative research (Ed. ke-6). SAGE Publications.

Kementerian Agama RI. (2023). Peta jalan transformasi digital pendidikan agama dan keagamaan 2023–2030. Kemenag RI.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (Ed. ke-4). SAGE Publications.

Mu'ti, A. (2022). Pendidikan karakter dan humanisme di tengah laju teknologi digital. Pustaka Al-Kautsar.

Nurdin, N. (2022). Islamic education in the digital era: Challenges and opportunities. International Journal of Islamic Studies, 10(2), 145–160.

Pink, S., Horst, H., Postill, J., Hjorth, L., Lewis, T., & Tacchi, J. (2022). Digital ethnography: Principles and practice (Ed. ke-2). SAGE Publications.

Possamai, A., & Lee, L. (2022). Religiosity, digital culture, and the shifting authority among youth. Journal of Contemporary Religion, 37(1), 45–62.

Qodir, Z., & Jubba, H. (2021). Radikalisme dan moderasi beragama di era digital. Pustaka Pelajar.

Schwab, K., & Malleret, T. (2021). The great reset and the digital transformation of society. Forum Publishing.

Selwyn, N. (2022). Education in a digital world: Global perspectives on technology and policy. Routledge.

Silverman, D. (2021). Doing qualitative research (Ed. ke-6). SAGE Publications.

Subhan, M. (2022). Moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan Islam modern. Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 50–65.

Turner, B. S. (2021). The digital transformation of religious authority. Sociology of Religion, 82(3), 289–305.

Woolley, S. C., & Howard, P. N. (2021). Computational propaganda and polarization in online religious communities. Oxford University Press.

World Economic Forum. (2022). Shaping the future of learning and human capital development. WEF Report.

Downloads

Published

2026-09-18

How to Cite

Masa Depan Pendidikan Agama di Era Disrupsi Digital. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(02). https://doi.org/10.70294/pznba295