Analisis Faktor Penyebab Mental Dependency pada Santri Baru di Pondok Pesantren Miftahul Huda Pragaan Sumenep Madura
DOI:
https://doi.org/10.70294/3y1t5p13Keywords:
Mental Dependency, Santri Baru, Kemandirian, CBT, PsikososialAbstract
Mental dependency pada santri baru merupakan kondisi ketergantungan psikologis yang dapat menghambat proses kemandirian dalam menghadapi kehidupan di pesantren. Kondisi ini dapat muncul karena adanya perubahan lingkungan, kebiasaan serta tuntutan kehidupan yang berbeda dari kehidupan sebelum memasuki pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab mental dependency pada santri baru di Pondok Pesantren Miftahul Huda Larangan Perreng Pragaan Sumenep. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dan didukung oleh informan pendukung, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu faktor penyebab mental dependency pada santri baru adalah ketergantungan emosional terhadap orang tua. Santri yang terbiasa memperoleh perhatian, bantuan dan rasa aman dari orang tua mengalami kesulitan ketika harus menjalani kehidupan pesantren secara lebih mandiri. Temuan tersebut dibahas berdasarkan teori psikososial Erikson dan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Aaron T. Beck, yang menunjukkan bahwa proses perkembangan kemandirian serta pola pikir terhadap kemampuan diri memiliki kaitan dengan munculnya perilaku ketergantungan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mental dependency pada santri baru berkaitan dengan proses penyesuaian dari lingkungan keluarga menuju kehidupan pesantren dan dipengaruhi oleh kesiapan psikologis serta keyakinan santri terhadap kemampuan dirinya dalam menghadapi kehidupan secara mandiri.
Unduhan
References
Fahrurrazi & Nurjannah. (2021). Penerapan Cognitive Behavioural Therapy Berbasis Islam Bagi Pecandu Alkohol. JIVA: Journal of Behavior and Mental Health, 02(01).
Fenn, K., & Byrne, M. (2013). The key principles of cognitive behavioural therapy. InnovAiT: Education and Inspiration for General Practice, 6(9), 579–585. https://doi.org/10.1177/1755738012471029
Hasanah, M. (2024). Penyesuaian Diri pada Santri Baru di Pondok Pesantren. PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi), 19(1), 75. https://doi.org/10.30587/psikosains.v19i1.7289
Hendi, H., Ikhram, D., Suryana, E., & Abdurrahmansyah, A. (2023). Menavigasi Perkembangan Masa Remaja Awal: Perkembangan, Tantangan, dan Kesempatan. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(10), 7629–7639. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i10.2991
Khairunnisa Nazwa Kamilla, Alifia Nur Elga Saputri, Dayang Astri Fitriani, Sofie Aulia Az Zahrah, Putri Febiane Andryana, Istighna Ayuningtyas, & Indah Salsabila Firdausia. (2022). Teori Perkembangan Psikososial Erik Erikson. Early Childhood Journal, 3(2), 77–87. https://doi.org/10.30872/ecj.v3i2.4835
Maulida, S., Mashabi, N. A., & Hasanah, U. (2017). Hubungan Kelekatan Orang Tua dengan Kemandirian Remaja. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan), 4(1), 1–5. https://doi.org/10.21009/JKKP.041.01
Qomaruddin, Q., & Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93
Rahmi, E., Komalasari, M. D., Salsabila, S., & Nofitasari, Z. (2025). Dampak Kepribadian Orang Tua terhadap Kemandirian Anak dalam Berinteraksi dengan Lingkungan Sosial. SOSIOLA PEDAGOGI : Jurnal Inovasi Pendidikan, Sosial, dan Humaniora, 1(1).
Salman Alfarisi, Mulyanto, & Waspodo. (2022). Adaptasi Pola Pendidikan Pesantren pada Santri Baru Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah di Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Education and Development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, 10(3).
Santos, L. C. D. O., & Diniz, J. C. (2024). Emotional Dependence and Personality: The Mediating Role of Locus of Control. Revista Interamericana de Psicología/Interamerican Journal of Psychology, 58(1), e1902. https://doi.org/10.30849/ripijp.v58i1.1902
Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan Populasi dan Sampel: Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2721–2731. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i4.2657
Tasya Alifia Izzani, Selva Octaria, & Linda Linda. (2024). Perkembangan Masa Remaja. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), 259–273. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578
Tia Nita Markhatus Sholehah & Ellen Prima. (2026). Labeling Anak Pada Tahapan Identity vs Role Confusion Erik Erikson. Behavior: Jurnal Pendidikan Bimbingan Konseling dan Psikologi, 3(1).
Wirayanti, E. (2024). Metode Pendidikan Tradisional Pesantren dalam Membina Akhlak Santri (Studi Pesantren Nahdlatul Ulum Kabupaten Maros). Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(10). https://doi.org/10.5281/ZENODO.13896925
Wiyanda Vera Nurfajriani, M. W. I. (2024). Triangulasi Data dalam Analisis Data Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17). https://doi.org/10.5281/ZENODO.13929272





