Hidden Curriculum dalam Pembentukan Sikap Multikultural Sebagai Penanganan Konflik Sosial Santri: Studi Kasus di Ma’had TMI PutraAl Amien Prenduan
DOI:
https://doi.org/10.70294/8e159990Keywords:
Hidden Curriculum, Sikap Multikultural, Konflik SosialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hidden curriculum dalam membentuk sikap multikultural serta penanganan konflik sosial santri di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilakukan di Ma’had TMI Putra Al-Amien Prenduan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidden curriculum terbentuk melalui praktik pembiasaan adab, disiplin, kebersamaan, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari santri. Praktik tersebut berkontribusi dalam membentuk sikap multikultural seperti toleransi, empati, dan saling menghargai dalam keberagaman. Selain itu, hidden curriculum juga berperan dalam penanganan konflik sosial melalui pendekatan persuasif, musyawarah, serta interaksi non-kekerasan. Dengan demikian, hidden curriculum menjadi elemen penting dalam pembentukan karakter santri dan terciptanya kehidupan sosial yang harmonis di lingkungan pesantren.
Unduhan
References
A Faozan, “Moderasi Beragama Dalam Pendidikan Agama Islam Untuk Masyarakat Multikultur,” Hikmah: Journal of Islamic Studies, vol., no. Query date: 2025-07-23 16:04:02 (2020), http://journal.alhikmahjkt.ac.id/index.php/HIKMAH/article/view/170.
Dwi Sastra Nurrokhma, “Strategi Observasi Kritis Untuk Pembelajaran Menulis Teks Laporaan Hasil Observasi,” vol.01 (Oktober 2021): 29.
Jhonathan Roganda Sitorus, “Analisis Perilaku Agresif Kolektif Dalam Tawuran Pelajar Di Kabupaten Bandung Berdasarkan Perspektif Teori AnomieEmileDurkheim,” : Jurnal Cendekia Ilmiah, vol.04 (2 Februari 2025).
Esti Rahmah Pratiwi, “Pengaruh Hidden Curriculum Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Di SMP IT Masjid Syuhada’ Kota Baru Yogyakarta,” Jurnal Pendidikan Agama Islam, vol.14, no. 2 (27 Maret 2018): 233–248.
Muhammad Tri Gunawan dkk., “Pelaksanaan Hidden Curriculum (Kurikulum Tersembunyi) Dalam Membentuk Karakter Siswa Di Mis Darul Mukhlasin Desa Sei Sijenggi,” Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi), vol.3, no. 1 (13 Juli 2022): 25–37.
Neong Muhadjir, Metodologi Penelitian Kualtitatif (Yogyakarta: Rake Sarasin, 1988).
Sugiyono, “Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatifi” (Bnadung: Alfabeta, 246.).
Sugiyono, “Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitaif.”
M. Ridha Rahmat Putra dkk., “Revolusi Pendidikan Menengah di Amerika: Peran Hidden Curriculum dalam Menghadapi tantangan Era Industri 5.0,” Journal of Educational Management and Strategy, vol.3, no. 02 (30 Desember 2024): 125–135.
Jackson, Life in Classrooms.
Alaikah, The Hidden Curriculum Membangun Karakter Melalui Kegaitan Ekstrakurikuler.
Muhammad Hifdil Islam, “Hidden Curriculum Sekolah Dalam Menangkal Rasisme Keberagaman,” vol.5 (2021).





