Keluarga Tangguh Berawal Dari Perencanaan KB Implan Untuk Keluarga Sehat
DOI:
https://doi.org/10.70294/ewgh0116Keywords:
KB Implan; Pasangan Usia Subur; Keluarga Sehat; Keluarga Tangguh; Edukasi KesehatanAbstract
Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu strategi penting dalam membantu pasangan usia subur merencanakan jumlah dan jarak kelahiran sehingga kesehatan ibu, anak, dan kesejahteraan keluarga dapat dipertahankan. Salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang dapat digunakan adalah KB implan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pasangan usia subur mengenai perencanaan keluarga, KB implan, manfaat, mekanisme kerja, kelebihan, kekurangan, efek samping, serta peran KB dalam membentuk keluarga sehat dan tangguh. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2026 di Klinik Pratama Rawat Jalan Nusantara, Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Sumatera Utara. Sasaran kegiatan adalah pasangan usia subur di sekitar klinik. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi menggunakan alat peraga, tanya jawab, leaflet, dan media presentasi. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan partisipasi, diskusi, serta perbandingan pemahaman peserta sebelum dan sesudah edukasi. Sebanyak 10 pasangan usia subur mengikuti kegiatan, dengan tingkat kehadiran mencapai 95% dari jumlah undangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, minat, dan kepercayaan diri peserta terhadap KB implan. Peserta juga lebih mampu membedakan informasi medis dengan mitos, khususnya anggapan bahwa implan dapat berpindah tempat atau menyebabkan kemandulan. Sebagian peserta menyatakan berminat berkonsultasi lebih lanjut mengenai pemilihan kontrasepsi.
Unduhan
References
Setiati, N. W., Nurasiah, A., & Yuliani, I. (2021). Hubungan antara pelayanan KB implan dengan tingkat kepuasan akseptor KB implan di wilayah kerja Puskesmas Mandirancan Kabupaten Kuningan. Journal of Midwifery Care, 1(02), 98–108.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2023). Laporan Tahunan Program Keluarga Berencana Nasional. Jakarta: BKKBN.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Pelayanan Kontrasepsi Implan di Fasilitas Kesehatan. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat.
Handayani, S. (2020). Peran KB Implan dalam Menurunkan Angka Kehamilan Tidak Direncanakan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(2), 45–52.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Oktaviani, R., & Lestari, D. (2021). Efektivitas Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pasangan Usia Subur tentang KB Implan. Jurnal Kebidanan, 10(1), 33–39.
Pratiwi, Y., & Anindita, W. (2019). Studi Tentang Mitos KB Implan di Masyarakat Pedesaan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 78–85.
World Health Organization. (2021). Family Planning: A Global Handbook for Providers (3rd ed.). Geneva: World Health Organization.
Yuliana, R. (2022). Strategi Komunikasi Efektif dalam Sosialisasi Keluarga Berencana. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 8(1), 17–25.
Zhang, Y., et al. (2018). The Role of Health Education in Long-Term Contraceptive Use: A Review. International Journal of Reproductive Health, 12(4), 201–209.
Sidabukke, I. (2020). Pelayanan KB dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Klinik Kusuma Bangsa Kecamatan Perbaungan Tahun 2020.





