Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal terhadap Efisiensi Realisasi Anggaran Pemerintah Daerah di Kota/Kabupaten di Provinsi Aceh
DOI:
https://doi.org/10.70294/45r1kq49Keywords:
Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal , Realisasi Anggaran, Pemerintah Daerah, ProvinsiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal terhadap Efisiensi Realisasi Anggaran pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Aceh periode 2019–2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan realisasi anggaran dan dokumen keuangan daerah terkait. Populasi penelitian mencakup 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh dan seluruh populasi digunakan sebagai sampel, sehingga diperoleh 115 observasi. Variabel dependen berupa Efisiensi Realisasi Anggaran diukur melalui perbandingan antara realisasi belanja dan anggaran belanja, sedangkan PAD dan Belanja Modal diukur berdasarkan indikator operasional yang digunakan dalam penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics versi 27 melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Efisiensi Realisasi Anggaran dengan koefisien regresi 2,530, thitung 9,623, dan signifikansi 0,000. Belanja Modal juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 2,887, thitung 6,306, dan signifikansi 0,000. Secara simultan, PAD dan Belanja Modal berpengaruh signifikan dengan Fhitung 145,955 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R² sebesar 0,718 menunjukkan bahwa 71,8% variasi Efisiensi Realisasi Anggaran dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen.
Unduhan
References
Agustina, Y. P., Kusuma, I. L., & Utami, W. B. (2025). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi umum (DAU), dana bagi hasil (DBH), dan belanja modal terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah (Studi kasus kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah tahun 2021–2023).
Akbar, M., Burhanuddin, & Guasmin. (2020). Analisis efektivitas pengelolaan anggaran belanja modal pada Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Kolaboratif Sains, 3(8), 438–447.
Anjani, Fithri, & Meilansari. (2026). Pendapatan asli daerah, belanja modal, dan opini audit terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Selatan. Jurnal Media Wahana Ekonomia, 22(4), 792–806.
Jumaroh, R. R., & Sugiharti, R. (2021). Efektivitas dan efisiensi realisasi anggaran belanja: Studi kasus di BAPPEDA Kabupaten Temanggung. Journal of Economics Research and Policy Studies, 1(1), 55–68.
Kuncoro. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Erlangga.
Kuntadi, C., & Rosdiana, D. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas penyerapan anggaran belanja pendidikan: Perencanaan anggaran, peraturan, koordinasi (Literature review). Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 4(2), 142–152.
Lisnasari, G., & Haryani, S. (2022). Analisis efektivitas dan efisiensi realisasi anggaran pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palu. Jurnal Kolaboratif Sains, 5(2), 85–95.
Maharani, N., Maria, & Armaini, R. (2025). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan belanja modal terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Sumatera dan Jawa tahun 2018–2022. Jurnal Media Wahana Ekonomika, 21(4), 576–589.
Mahsun, M. (2018). Pengukuran kinerja sektor publik (Edisi pertama). BPFE.
Mardiasmo. (2018). Akuntansi sektor publik. Andi.
Ningrum, N. W. C., Silviana, P., & Rahmatika, D. N. (2024). Systematic literature review: Pengaruh pendapatan asli daerah dan belanja modal terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital (APKE), 1(3), 14–36. https://doi.org/10.61132/apke.v1i3.275
Paat, H. P., Nangoi, G. B., & Pusung, R. J. (2019). Analisis efektivitas dan efisiensi pelaksanaan anggaran belanja Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Tomohon. Jurnal EMBA, 7(3), 2979–2988.
Putri, F. S., Mustika, R., & Heriyanto, R. (2025). Analisis kinerja keuangan pemerintah Provinsi di Pulau Sumatera tahun 2019–2022. Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (JEMBA), 2(5), 1–11.
Rahmadini, D., Indriani, R., & Febriana, N. (2024). Pengaruh kinerja keuangan pemerintah daerah terhadap alokasi belanja modal. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 8(3).
Setiani, T., & Madila, N. R. (2019). Analisis realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah pada Pemerintah Kota Cimahi periode 2009–2018. Jurnal Akuntansi, 12(2), 103–113.
Sophian, S., & Rezi, V. (2022). Analisis realisasi anggaran belanja daerah pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Sawahlunto tahun 2016–2020. Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Sosial Budaya, 1(2), 226–237.
Sumenge, A. S. (2013). Analisis efektivitas dan efisiensi pelaksanaan anggaran belanja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Minahasa Selatan. Jurnal EMBA, 3(1), 74–81.
Yuliyanto, W., dkk. (2022). Analisis efisiensi dan efektivitas anggaran APBD terhadap realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah Pemerintah Kabupaten ABC periode 2018–2020. Jurnal Ekonomi Bisnis, 6(2), 456–468.
Zaputra, R. C., & Tauhid, M. (2024). Efektivitas dan efisiensi kinerja keuangan berdasarkan laporan realisasi anggaran pada Kantor Kementerian Agama Kota Langsa tahun 2022. Jurnal Seulanga, 3(1)





