Pengaruh Budaya Kerja dan Kepemimpinan Terhadap Employee Engagement PT Telkom Witel Sulbagsel Makassar
DOI:
https://doi.org/10.70294/p5h68385Keywords:
Budaya Kerja, Kepemimpinan, Employee EngagementAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh budaya kerja dan kepemimpinan terhadap employee engagement pada karyawan PT Telkom Witel Sulbagsel Makassar, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Populasi penelitian adalah karyawan PT Telkom Witel Sulbagsel Makassar, sedangkan sampel yang digunakan dalam analisis sebanyak 50 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement. Hal ini dibuktikan dengan nilai t-hitung sebesar 4,992 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dengan koefisien regresi sebesar 0,631. Kepemimpinan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement, dengan nilai t-hitung sebesar 4,346 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 serta koefisien regresi sebesar 0,420. Secara simultan, budaya kerja dan kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement, yang ditunjukkan oleh nilai F-hitung sebesar 86,997 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,787 menunjukkan bahwa budaya kerja dan kepemimpinan secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi employee engagement sebesar 78,7%, sedangkan 21,3% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan nilai Standardized Coefficients Beta, budaya kerja memiliki pengaruh relatif lebih besar sebesar 0,507 dibandingkan kepemimpinan sebesar 0,441.
Unduhan
References
Arifin, R., & Susanto, E. (2022). Validasi Konstruk Utrecht Work Engagement Scale (UWES-9) pada Karyawan di Indonesia. Jurnal Psikologi Sosial, 20(1), 45-58.
Harsono, B., Ihsan, M., & Mahaputra, M. R. (2021). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Transaksional terhadap Employee Engagement: Studi pada Perusahaan Retail. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 12(1), 45-60.
Juliana, J., & Utami, W. (2022). Pengaruh Budaya Kerja dan Komunikasi Internal terhadap Employee Engagement. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis, 13(1), 124-135.
Kahn, W. A. (1990). Psychological Conditions of Personal Engagement and Disengagement at Work. Academy of Management Journal, 33(4), 692-724.
Parsaulian, Siswoyo, & Anwar. (2024). Peran Employee Engagement dalam Pembentukan Budaya Organisasi untuk Meningkatkan Kinerja PT. Asuransi Asei Indonesia.
Safitri, D., & Hidayat, R. (2023). Memahami Konstruk Employee Engagement, Job Satisfaction, dan Organizational Commitment: Sebuah Tinjauan Konseptual. Jurnal Sumber Daya Manusia, 12(1), 88-102.
Sambo. (2025). Budaya Organisasi dan Perilaku Organisasi.
Sertiarto, Prayogi, & Lataruva. (2025). Kepemimpinan Transformasional dan Employee Engagement.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulastri, dkk. (2023). Pengaruh Budaya Kerja Positif Terhadap Kinerja Toyota.
Tika, M. P. (2022). Budaya Organisasi dan Peningkatan Kinerja Perusahaan. Jakarta: Bumi Aksara.
Wulandari, D., Pramono, R., & Purwana, D. (2021). Analisis Budaya Organisasi Menggunakan Model Denison (Studi pada Perusahaan Jasa). Jurnal Management Indonesia, 21(3), 289-302.





