Pengaruh Rasio Keuangan terhadap Alokasi Belanja Modal di Pemerintah Aceh
DOI:
https://doi.org/10.70294/skf4v192Keywords:
Efisiensi Keuangan Daerah, Efektivitas PAD, Kemandirian Keuangan Daerah, Alokasi Belanja ModalAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh rasio efisiensi keuangan daerah, rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan rasio kemandirian keuangan daerah terhadap alokasi belanja modal pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Aceh selama 2019–2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) yang dipublikasikan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan. Populasi penelitian mencakup 23 kabupaten/kota dengan 115 observasi awal. Setelah dua data outlier dikeluarkan, sebanyak 113 observasi digunakan dalam analisis. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio efisiensi keuangan daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap alokasi belanja modal (B = −0,250; t = −6,717; p < 0,001). Rasio efektivitas PAD juga berpengaruh negatif dan signifikan (B = −0,130; t = −5,273; p < 0,001), sedangkan rasio kemandirian keuangan daerah berpengaruh negatif dan signifikan (B = −0,437; t = −4,581; p < 0,001). Secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap alokasi belanja modal (F = 171,938; p < 0,001). Model mampu menjelaskan 82,6% variasi alokasi belanja modal dengan Adjusted R² sebesar 82,1%. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas dan struktur pengelolaan keuangan daerah merupakan faktor penting dalam menjelaskan alokasi belanja modal di Aceh.
Unduhan
References
Andirfa, M., Basri, H., & Majid, M. S. A. (2016). Pengaruh belanja modal dan Pendapatan Asli Daerah terhadap kinerja keuangan daerah. (Rujukan sebagaimana tercantum dalam skripsi).
Anynda, R., & Hermanto, S. B. (2020). Pengukuran kinerja keuangan pemerintah daerah melalui rasio keuangan. (Rujukan sebagaimana tercantum dalam skripsi).
Ayuningtyas, R., Nuha, G. A., et al. (2025). Determinants of Regional Financial Independence: A Study of Local Taxes, Balancing Funds and Capital Expenditure in East Java (2020–2023). Jurnal Riset Akuntansi dan … https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JRAT/article/view/31712
Fathah, R. N. (2017). Analisis rasio keuangan untuk penilaian kinerja pada pemerintah daerah. (Rujukan sebagaimana tercantum dalam skripsi).
Hummel, D., & Kusumasari, B. (2026). Local government financial performance and decentralization in Indonesia. State and Local Government Review. https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/0160323X251364379
Kusumaningrum, & Sugiyanto. (2021). Pengaruh kinerja keuangan terhadap belanja modal. (Rujukan sebagaimana tercantum dalam skripsi).
Mahmudi. (2019). Analisis laporan keuangan pemerintah daerah. UPP STIM YKPN.
Mardiasmo. (2021). Akuntansi sektor publik. Andi.
Marlina, et al. (2017). Kinerja keuangan dan alokasi belanja modal di Aceh. (Rujukan sebagaimana tercantum dalam skripsi).
Sukma, I. T., & Hendaris, R. B. (2026). The Role of Audit Opinion in Enhancing the Influence of Local Revenue and Capital Expenditure on the Financial Performance of Local Governments in Indonesia. Indonesian Interdisciplinary Journal of Social and Economics. https://e-journal.uac.ac.id/index.php/iijse/article/view/9013
Wahyuni, & Ardini. (2018). Pengaruh efektivitas PAD terhadap belanja modal pemerintah daerah. (Rujukan sebagaimana tercantum dalam skripsi).
Zulkarnain, et al. (2019). Pengaruh rasio keuangan terhadap belanja modal. (Rujukan sebagaimana tercantum dalam skripsi).
Catatan penyuntingan: naskah ini disusun dari isi skripsi dan disesuaikan dengan struktur Template JIMU. Beberapa metadata bibliografi yang tidak tersedia lengkap di skripsi sengaja tidak direka-reka dan perlu dilengkapi dari Mendeley/Zotero sebelum submit.
JIMU: Jurnal Ilmiah Multi Disiplin | ISSN: 3031-9498 (Online)





