Pengaruh Operating Profit Margin dan Net Profit Margin Terhadap  Harga  Saham Pada PT. Unilever Indonesia Tbk

Authors

  • Hasmita Hasmita Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lembaga Pendidikan Indonesia (STIM-LPI) Makassar Penulis
  • Yeni Pratiwi Bulo Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lembaga Pendidikan Indonesia (STIM-LPI) Makassar Penulis

DOI:

https://doi.org/10.70294/n1xfsr71

Keywords:

Regresi Linear Berganda, Uji Asumsi Klasik, Pengaruh Parsial, Pengaruh Simultan, Koefisien Determinasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang dikumpulkan dari sumber-sumber terpercaya dengan jumlah sampel sebanyak 6 observasi. Sebelum dilakukan analisis regresi, terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk), uji multikolinearitas (Tolerance dan VIF), serta uji heteroskedastisitas (metode Glejser). Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa seluruh asumsi terpenuhi, yaitu data residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, dan tidak terjadi heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara simultan, variabel X1 dan X2 berpengaruh signifikan terhadap Y dengan nilai F-hitung sebesar 10,480 dan signifikansi 0,044 (p < 0,05). Secara parsial, variabel X1 memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Y dengan nilai t-hitung 4,557 dan signifikansi 0,020 (p < 0,05), serta koefisien regresi sebesar 52.779,526. Sementara itu, variabel X2 tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap Y dengan nilai t-hitung -0,073 dan signifikansi 0,946 (p > 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,875 mengindikasikan bahwa 87,5% variasi pada variabel Y dapat dijelaskan oleh variabel X1 dan X2 secara bersama-sama, sedangkan 12,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa variabel X1 merupakan faktor dominan yang mempengaruhi Y, sedangkan variabel X2 tidak terbukti berpengaruh secara signifikan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pihak terkait untuk memfokuskan perhatian pada peningkatan variabel X1 guna mencapai peningkatan Y. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperbesar jumlah sampel, menambahkan variabel-variabel lain yang relevan, serta menggunakan pendekatan penelitian yang lebih komprehensif.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2019). Fundamentals of Financial Management. Boston: Cengage Learning.

Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2021). Fundamentals of Financial Management. Boston: Cengage Learning.

Fahmi, I. (2018). Pengantar Manajemen Keuangan. Bandung: Alfabeta.

Jogiyanto, H. (2017). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Yogyakarta: BPFE.

Jogiyanto, H. (2020). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Yogyakarta: BPFE.

Kasmir. (2020). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Prasetyo, E., & Yuniati, T. (2020). Analisis Rasio Profitabilitas untuk Menentukan Investasi Saham pada PT Unilever Tbk Periode 2010–2018.

Spence, M. (1973). Job Market Signaling. The Quarterly Journal of Economics, 87(3), 355–374.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Tandelilin, E. (2018). Pasar Modal: Manajemen Portofolio dan Investasi. Yogyakarta: Kanisius.

Tandelilin, E. (2021). Pasar Modal: Manajemen Portofolio dan Investasi. Yogyakarta: Kanisius.

Ulfa, D. M., Arlin, F., & Moch, F. (2020). Pengaruh Operating Profit Margin (OPM) dan Net Profit Margin (NPM) terhadap Harga Saham pada Bank Umum Persero Periode 2009–2013.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Pengaruh Operating Profit Margin dan Net Profit Margin Terhadap  Harga  Saham Pada PT. Unilever Indonesia Tbk. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(02). https://doi.org/10.70294/n1xfsr71