Relevansi Filsafat Hukum Islam terhadap Perubahan Sosial: Antara Ketetapan Nash dan Dinamika Masyarakat

Authors

  • Moch. Ridwan Al Murtaqi IAI Al Muhammad Cepu Penulis

DOI:

https://doi.org/10.70294/nd358611

Keywords:

Filsafat Hukum Islam, Nash, Perubahan Sosial, Maqāṣid al-Sharī‘ah, Ijtihad

Abstract

Perubahan sosial yang berlangsung secara cepat akibat perkembangan teknologi, ekonomi, budaya, dan pola kehidupan masyarakat menghadirkan berbagai persoalan baru dalam hukum Islam. Kondisi tersebut menimbulkan kebutuhan untuk memahami hubungan antara ketetapan nash yang bersifat normatif dengan dinamika masyarakat yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi filsafat hukum Islam dalam merespons perubahan sosial dengan menitikberatkan pada hubungan antara nash, ijtihad, dan maqāṣid al-sharī‘ah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan filosofis dan normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nash tetap menjadi fondasi utama hukum Islam, terutama dalam ketentuan yang bersifat tetap, sedangkan persoalan yang bersifat ijtihādī memiliki ruang untuk dikembangkan sesuai dengan perubahan kondisi masyarakat. Maqāṣid al-sharī‘ah berperan sebagai jembatan antara ketetapan nash dan dinamika sosial dengan mengarahkan proses penalaran hukum pada pencapaian kemaslahatan, keadilan, perlindungan manusia, dan pencegahan kemudaratan. Filsafat hukum Islam dengan demikian tidak menempatkan nash dan perubahan sosial sebagai dua hal yang bertentangan, tetapi mengintegrasikan keduanya melalui ijtihad dan pendekatan maqāṣid. Kesimpulannya, relevansi filsafat hukum Islam terletak pada kemampuannya menjaga prinsip-prinsip dasar syariat sekaligus memberikan respons kontekstual terhadap persoalan masyarakat kontemporer.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Auda, J. (2018). Maqasid al-Shariah as philosophy of Islamic law: A systems approach. International Institute of Islamic Thought.

Arief, A. S. (2017). Ijtihad dan dinamika hukum Islam. IN RIGHT: Jurnal Agama dan Hak Asasi Manusia, 7(1), 1–15.

Bisri, M. (2019). Ijtihad dan perubahan sosial dalam hukum Islam. Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan, 3(1), 1–15.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Kamali, M. H. (2017). The parameters of halal and haram in Shariah and the maqasid al-Shariah. International Institute of Islamic Thought.

Khilmi, E. F. (2019). Peran maqāṣid al-sharī‘ah dalam pembentukan peraturan daerah: Pendekatan sistem Jasser Auda. Jurnal Justiciabelen, 1(2), 219–233.

Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.

Junaidi, L. (2017). Elastisitas hukum Islam dalam merespons perubahan sosial. Madania: Jurnal Kajian Keislaman, 21(1), 67–78.

Maulidi. (2019). Maqāṣid al-sharī‘ah sebagai filsafat hukum Islam: Sebuah pendekatan sistem menurut Jasser Auda. Al-Mazaahib: Jurnal Perbandingan Hukum, 7(1), 1–20.

Nur, I., Adam, S., & Muttaqien, M. N. (2020). Maqāṣid al-sharī‘at: The main reference and ethical-spiritual foundation for the dynamization process of Islamic law. AHKAM: Jurnal Ilmu Syariah, 20(2).

Opwis, F., & Eriouiche, S. (2023). Maqāṣid al-sharī‘ah and contemporary Islamic legal thought. Journal of Contemporary Maqasid Studies, 2(1), 1–20.

Rozin, M. (2016). Karakteristik hukum Islam dalam perubahan sosial. Istinbath: Jurnal Hukum, 13(2), 299–326.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039⁠�

Wanto, D., et al. (2021). Maqāṣid al-sharī‘ah dan perkembangan pemikiran hukum Islam kontemporer. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 6(2), 1–18.

Zaprulkhan, Z. (2018). Maqāṣid al-Shariah in the contemporary Islamic legal discourse: Perspective of Jasser Auda. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 26(2), 445–472.

Downloads

Published

2026-08-29

How to Cite

Relevansi Filsafat Hukum Islam terhadap Perubahan Sosial: Antara Ketetapan Nash dan Dinamika Masyarakat. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(02). https://doi.org/10.70294/nd358611