Peran Dalihan Na Tolu dalam Pencegahan dan Resolusi Konflik Masyarakat Batak Toba di Desa Hutahotang

Authors

  • Ardiansyah Wijaya Universitas Sumatera Utara Penulis
  • Ahmad Taufan Damanik Universitas Sumatera Utara Penulis

DOI:

https://doi.org/10.70294/h5ptcj51

Keywords:

Dalihan Na Tolu, Politik Lokal, Konflik Sosial, Resolusi Konflik, Legitimasi Adat

Abstract

Konflik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat. Dalam masyarakat adat Batak Toba, penyelesaian konflik tidak hanya mengandalkan mekanisme hukum formal, tetapi juga memanfaatkan institusi adat yang memiliki legitimasi sosial. Salah satu institusi tersebut adalah Dalihan Na Tolu, yaitu sistem kekerabatan yang mengatur hubungan antara hula-hula, dongan tubu, dan boru. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Dalihan Na Tolu sebagai institusi politik informal dalam mencegah serta menyelesaikan konflik di Desa Hutahotang, Kecamatan Onanrunggu, Kabupaten Samosir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan teori legitimasi tradisional Max Weber, teori struktural-fungsional Talcott Parsons, teori transformasi konflik John Paul Lederach, dan teori modal sosial Robert Putnam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalihan Na Tolu masih berfungsi efektif sebagai mekanisme governance berbasis masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial. Tokoh adat memiliki legitimasi politik yang kuat sehingga mampu bertindak sebagai mediator dalam konflik keluarga, sengketa warisan, konflik antar marga, hingga perselisihan yang berpotensi mengganggu kehidupan sosial masyarakat. Penyelesaian konflik dilakukan melalui musyawarah, pemberian nasihat adat, dan pencapaian konsensus yang diterima seluruh pihak. Keberadaan Dalihan Na Tolu tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme penyelesaian konflik, tetapi juga sebagai instrumen pencegahan konflik melalui internalisasi nilai somba marhula-hula, manat mardongan tubu, dan elek marboru. Penelitian ini menunjukkan bahwa institusi politik informal berbasis kearifan lokal masih memiliki relevansi dalam mendukung stabilitas politik lokal di tengah perkembangan sistem pemerintahan modern.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Downloads

Published

2026-08-24

How to Cite

Peran Dalihan Na Tolu dalam Pencegahan dan Resolusi Konflik Masyarakat Batak Toba di Desa Hutahotang. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(02). https://doi.org/10.70294/h5ptcj51