Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Microlearning Terhadap Pemahaman Konsep dan Prosedur Pada Materi Perkalian Kelas III MI Khoiru Ummah
DOI:
https://doi.org/10.70294/gtpn6719Keywords:
Microlearning, Pemahaman Konsep, Pemahaman Prosedur, Perkalian, Quasi EksperimenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi pembelajaran microlearning terhadap pemahaman konsep dan pemahaman prosedur peserta didik pada materi perkalian kelas III MI Khoiru Ummah. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep dan prosedur peserta didik dalam operasi perkalian akibat penyajian materi tanpa segmentasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis quasi experiment dengan desain non equivalent control group design. Sampel berjumlah 38 peserta didik, terdiri atas 19 peserta didik kelas IIIA sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan strategi microlearning berbasis segmentasi materi (kerangka MICROS), dan 19 peserta didik kelas IIIB sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pretest-posttest berupa 20 soal pilihan ganda yang valid dan reliabel (Cronbach's Alpha = 0,837), dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U, Independent Samples t-test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan strategi microlearning terhadap pemahaman konsep (Sig. = 0,837) maupun pemahaman prosedur (Sig. = 0,347). Namun, secara deskriptif kelas eksperimen menunjukkan N-Gain pemahaman konsep sebesar 0,5853 (sedang) dan pemahaman prosedur 0,0925 (rendah), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang justru mengalami penurunan pemahaman prosedur (N-Gain -0,2196). Hasil ini mengindikasikan bahwa keberhasilan microlearning tidak hanya bergantung pada segmentasi materi, tetapi juga ketersediaan waktu latihan dan intensitas umpan balik untuk membangun kelancaran prosedura.
Unduhan
References
Afrila, V., Salman, S., & Fithri, R. (2024). Penerapan Media Pembelajaran Video Based Learning Untuk Meningkatkan Minat Belajar Di SDN 017 Seberang Cengar. Cendekia: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan, 1(2), 47–54.
Alias, N. F., & Razak, R. A. (2025). Revolutionizing learning in the digital age: A systematic literature review of microlearning strategies. Interactive Learning Environments, 33(1), 1–21.
El Zaldie, Z., & Hanif, M. (2025). Peranan psikologi pendidikan dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan holistik peserta didik melalui aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(3), 536–545.
Khairunnisya, K., Fithri, R., & Salman, S. (2024). Pengaruh Metode Pembelajaran Peer Teaching Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Di Kelas V SDN 167 Pekanbaru. Bilangan: Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian Dan Angkasa, 2(4), 198–204.
Labibah, H. F. (2025). Pendekatan microlearning untuk meningkatkan vocabulary dan grammar siswa di Min 3 Metro. Jurnal Insan Cendekia, 6(1), 10–22.
Lykova, K. V. (2024). Microlearning as an Effective Way to Manage Students’ Attention in a Foreign Language Lesson. Linguistics & Polyglot Studies, 10(4), 101–113.
Martin, R., & Surya, E. (2022). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pada Materi Geometri. Prosiding Pendidikan Dasar, 1(1), 105–111.
Puma, S., Sander, E., Saumard, M., Barbet, I., & Latouche, A. (2023). Reconsidering conceptual knowledge: Heterogeneity of its components. Journal of Experimental Child Psychology, 227, 105587.
Sahin, Z. G., & Kırmızıgül, H. G. (2023). Teaching mathematics through micro-learning in the context of conceptual and procedural knowledge. International Journal of Psychology and Educational Studies, 10(1), 241–260.
Sharpe, B. T., Trotter, M. G., & Hale, B. J. (2025). Sustaining student concentration: the effectiveness of micro-breaks in a classroom setting. Frontiers in Psychology, 16, 1589411.
Siregar, Y., Fithri, R., & Salman, S. (2024). Penerapan Pendekatan Realistic Mathematic Education untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas 1 SD Muhammadiyah 03 Unggulan. ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan, 2(4), 88–95.





