Dampak Paparan Konten TikTok terhadap Konsentrasi dan Etika Belajar Siswa Kelas IV di SD IT Tahfiz Al-Makki Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.70294/7kv9md70Keywords:
Tiktok, Konsentrasi Belajar, Etika Belajar, Siswa Sekolah DasarAbstract
enelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya paparan anak usia sekolah dasar terhadap TikTok, platform media sosial berbasis video pendek yang berpotensi memengaruhi konsentrasi dan etika belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola dan intensitas paparan konten TikTok pada siswa kelas IV SD IT Tahfiz Al-Makki Pekanbaru serta menganalisis dampaknya terhadap konsentrasi dan etika belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek dipilih melalui purposive sampling, serta data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua. Data dianalisis secara deskriptif dan diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola dan intensitas paparan konten TikTok bervariasi antarsiswa, dengan durasi menonton berkisar setengah jam hingga lebih dari dua jam per hari. Paparan TikTok berkaitan dengan menurunnya konsentrasi belajar sebagian siswa, tampak dari pikiran teralihkan, kebutuhan penjelasan berulang, rasa kantuk saat belajar, dan terganggunya kelancaran hafalan Al-Qur'an. Paparan tersebut juga berkaitan dengan etika belajar siswa, terlihat dari kecenderungan menirukan ungkapan atau gerakan viral serta menunda arahan guru dan orang tua, meskipun secara umum siswa masih menunjukkan kepatuhan. Pengawasan orang tua yang konsisten, seperti penggunaan aplikasi pendamping, berkaitan dengan kondisi konsentrasi dan etika belajar yang lebih baik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital serta pendampingan berkelanjutan dari guru, orang tua, dan sekolah dalam mengelola dampak media sosial terhadap perilaku belajar siswa sekolah dasar.
Unduhan
References
Anderson, M., & Jiang, J. (2022). Teens, social media and technology 2022. Pew Research Center.
Annida, Setiadi, & Kuryanto. (2024). Dampak paparan konten TikTok terhadap disiplin dan inisiatif belajar siswa SD. Jurnal Basicedu, 8(2), 1574–1580.
Aubryla, & Ratnawati. (2023). Pengaruh TikTok terhadap fokus belajar siswa sekolah dasar. Prosiding SEMDIKJAR, 6, 611–621.
Az-Zarnuji. (t.t.). Ta'lim al-muta'allim fi thariq al-ta'allum. Dar Ihya al-Kutub al-Arabiyyah.
Bandura, A. (1999). Social learning theory. General Learning Press.
Bujuri, D. A. S., Sari, Handayani, & Saputra. (2023). Dampak TikTok terhadap motivasi belajar siswa SD: Studi kualitatif fenomenologi. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 112–127.
Business of Apps. (2024). TikTok revenue and usage statistics 2024.
Christian, & Budiarto. (2024). Korelasi durasi penggunaan TikTok dengan rentang perhatian pengguna. Paedagogy: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 4(4).
Common Sense Media. (2023). The common sense census: Media use by tweens and teens 2023. Common Sense Media.
Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (edisi ke-4, terjemahan). Pustaka Pelajar.
Databoks. (2023). Indonesia pengguna TikTok terbanyak kedua di dunia. Katadata.
Diamond, A. (2013). Executive functions. Annual Review of Psychology, 64, 135–168.
Fauziah, Nurpratiwiningsih, & Toharudin. (2024). Pengaruh penggunaan aplikasi TikTok terhadap konsentrasi belajar siswa di SD Negeri Brebes 01. Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar, 11(2), 127–136.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2023). Peraturan dan kebijakan platform digital terhadap pengguna anak di Indonesia. Kemenkominfo RI.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2023). Laporan penggunaan media sosial pada anak usia sekolah dasar. KPAI.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.
Loh, K. K., & Kanai, R. (2016). How has the internet reshaped human cognition? The Neuroscientist, 22(5), 506–520.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi ke-40). PT Remaja Rosdakarya.
Montag, C., Yang, H., & Elhai, J. D. (2021). On the psychology of TikTok use: A first glimpse from empirical findings. Frontiers in Public Health, 9, 641673.
Nabilah, & Suprayitno. (2022). Dampak TikTok terhadap karakter sopan santun siswa sekolah dasar. Jurnal PGSD FIP Universitas Negeri Surabaya, 10(4), 735–745.
Nugroho, & Sofian Hadi. (2025). Dampak penggunaan TikTok terhadap sopan santun siswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1).
Pramitha, & Mubin. (2025). Pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap konsentrasi belajar peserta didik. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(3), 69–76.
Purnama, E., Zakiah, N., & Arifin, M. Z. (2023). Pengaruh konten TikTok terhadap perilaku imitasi anak usia 5–10 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.
Putri, & Ma'arif. (2022). Pengaruh media sosial TikTok terhadap kemampuan numerasi matematika siswa kelas IV SD. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(4), 1201–1207.
Slameto. (2020). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (edisi revisi). Rineka Cipta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif (edisi ke-3). Alfabeta.
Susanto, A. (2021). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar (edisi ke-2). Kencana Prenada Media Group.





