Praktik Dominasi Dalam Kasus Kekerasan Seksual Pada Film Penyalin Cahaya

Authors

  • Nidaul Jannah Universitas Bangka Belitung Penulis
  • Aimie Sulaiman Universitas Bangka Belitung Penulis
  • Herza Universitas Bangka Belitung Penulis

DOI:

https://doi.org/10.70294/rrv96q38

Keywords:

Kekerasan Seksual, Akademik, Praktik Dominasi, Budaya Patriarki

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik dominasi dalam film Penyalin Cahaya yang mengangkat kasus kekerasan seksual di lingkungan akademik. Film Penyalin Cahaya ini menceritakan tindakan kekerasan seksual yang dilakukan oleh mahasiswa senior terhadap mahasiswa  junior,  serta menggambarkan realitas penyintas kekerasan seksual di lingkungan kampus yang menghadapi berbagai hambatan struktural dalam memperjuangkan keadilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk praktik dominasi serta dampak praktik dominasi terhadap korban maupun tatanan sosial. Penelitian ini menggunakan teori strukturalisme genetik oleh Pierre Bourdieu, yang mencakup tiga konsep yaitu modal, habitus dan ranah. Metode yang digunakan adalah analisis tematik dengan teknik pengumpulan data berupa observasi tayangan secara berulang dan dokumentasi tangkapan layar pada adegan yang memuat unsur dominasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa praktik dominasi pada film ini berlangsung di dua ranah utama, yaitu ranah kampus dan ranah Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Mata Hari. Praktik dominasi beroperasi melalui ketimpangan kepemilikan modal antara pelaku dan korban. Rama sebagai pelaku menguasai empat jenis modal sekaligus. Sebaliknya Sur sebagai korban hanya memiliki modal budaya yang tidak cukup kuat untuk mengimbangi dominasi Rama. Selain itu, habitus patriarkal yang terinternalisasi dalam lingkungan sosial dan aturan ranah turut memproduksi dan melanggengkan praktik dominasi. Dampak dari praktik dominasi tersebut mencakup pembungkaman korban secara institusional, budaya dan personal. Adanya normalisasi kekerasan seksual serta ketidakdilan struktural  dan perlindunguan pelaku.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Bourdieu, P. (1986). The Forms of Capital. In J. Richardson (Ed.), Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education (pp. 241-258). New York: Greenwood

Effendy, Onong Uchjana. (2002). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Harker, R., Mahar, C., & Wilkes, C. (2009). (Habitus X Modal ) + Ranah = Praktik Pengantar Paling Komprehansif Kepada Pemikian Pierre BOurdieu. Percetakan Jalasutra.

Haryatmoko. (2016). MEMBONGKAR REZIM KEPASTIAN Pemikiran Kritis Post-Strukturalis. PT Kanisius.

Krisdinanto, N. (2014). PIERRE BOURDIEU, SANG JURU DAMAI. KANAL: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(2), 107–206.

Martono, Nanang. (2017). KEKERASAN SIMBOLIK DI SEKOLAH Sebuah Ide Sosiologi Pieree Bourdieu. Cet. ke 2. Jakarta: Rajawali Pers.

Najmah, Adeliani, N., Sucirahayu, C. A., & Zanjabila, A. R. (2023). Analisis Temtatik pada penelitian Kualititaf. penerbit Salemba Medika.

Komnas, P. (2025). menata data menajamkan arah: refleksi pendokumentasian dan tren kasus kekerasan terhadap perempuan 2024 catatan tahunan kekerasan terhadap perempuan tahun 2024. Komnas Perempuan.

Prima, D. A. M. (2022). Analisis Isi Film “The Platform.” Journal Of Digital Communication And Design (Jdcode).

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Praktik Dominasi Dalam Kasus Kekerasan Seksual Pada Film Penyalin Cahaya. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(02). https://doi.org/10.70294/rrv96q38