Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini melalui Sosialisasi di SMK Negeri 1 Bandar Sei Kijang
DOI:
https://doi.org/10.70294/07456160Keywords:
Pernikahan Dini, Edukasi Sosial Remaja, KKN BerdampakAbstract
Pernikahan dini masih menjadi persoalan sosial yang serius di kalangan remaja Indonesia, dengan data nasional menunjukkan bahwa sebagian besar remaja menikah sebelum usia minimal 19 tahun yang ditetapkan undang-undang. Program pengabdian ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Berdampak Universitas Riau di SMK Negeri 1 Bandar Sei Kijang, berkolaborasi dengan PPSW Riau, dengan tema "Raih Mimpi Dulu, Nikah Kemudian". Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai definisi hukum, faktor penyebab, serta dampak sosial, psikologis, dan kesehatan reproduksi akibat pernikahan dini, sekaligus menguatkan pemahaman hak-hak remaja dan keterampilan merencanakan masa depan. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap, yaitu observasi dan perizinan awal, sosialisasi interaktif menggunakan ceramah, media infografis, dan diskusi, diskusi kelompok serta simulasi kasus, dan evaluasi melalui instrumen pre-test dan post-test. Kegiatan ini melibatkan 40 siswa kelas XI dan dilaksanakan berkolaborasi dengan guru bimbingan konseling sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman siswa mengenai batas usia minimal perkawinan, faktor penyebab dan dampak pernikahan dini pada aspek pendidikan, kesehatan, dan sosial ekonomi, serta langkah-langkah merencanakan masa depan secara matang dan bertanggung jawab, dengan peningkatan skor post-test sekitar 35% dibandingkan pre-test. Kegiatan ini membuktikan bahwa sosialisasi terstruktur berbasis sekolah yang memadukan materi hukum, kesehatan, dan psikososial dapat menjadi strategi preventif yang efektif dalam menekan risiko pernikahan dini pada remaja.
Unduhan
References
Fitria, M., Laksono, A. D., Syahri, I. M., Wulandari, R. D., Matahari, R., & Astuti, Y. (2024). Education role in early marriage prevention: Evidence from Indonesia’s rural areas. BMC Public Health, 24(1).
Hardiyati, Hasir, & Supratti. (2023). Efek dan Pencegahan Pernikahan Dini pada Remaja: Studi Literatur. Jurnal Kebidanan Malakbi, 4(1), 32–41.
Hurlock, E. B. (2017). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.
Sekarayu, S. Y., & Nurwati, N. (2021). Dampak Pernikahan Usia Dini terhadap Kesehatan Reproduksi. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 2(1), 37–45. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i1.33436
Septiyanti, R., Anisafitri, Febrian, A., Arinta, D., Husna, H. T., Anatastia, E., Ardinata, P. S., & Aryani, T. (2026). Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dalam Mendorong Pemberdayaan Perempuan Berbasis Sekolah di SMA Negeri 1 Rambang. GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 698–703.
Sirait, R. A. (2025). Dampak Pernikahan Dini Terhadap Perempuan Muda. Jurnal Psikiatri, Psikologi Dan Penelitian Perilaku, 6(2), 37–39.
Siwi, A. S. (2018). Psikologi perkembangan remaja. Deepublish.
Statistik, B. P. (2025). Statistik Pemuda Indonesia 2025. Badan Pusat Statistik Republik Indonesia. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/12/12/1a88777089ce471db17bb1fb/statistik-pemuda-indonesia-2025.html
Susiana, S. (2025). Stop Perkawinan Anak: Wujudkan Impian Anak Indonesia. Pusat Analisis Keparlemenan, Badan Keahlian DPR RI.
Ulhaq, F. Z., Hasanah, F. U., Yanti, T. W., & Mudzkiyyah, L. (2024). Peran Sosialisasi dalam Meningkatkan Kesadaran dan Pemahaman Remaja Desa Jungsemi tentang Bahaya Pernikahan Dini melalui Bedah Film “Dua Garis Biru.” MENGABDI: Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat, 2(4).
UNICEF. (2023). Child Marriage. United Nations Children’s Fund. https://www.unicef.org/protection/child-marriage
Urnia, E. E., Virawati, D. I., & Haloho, C. B. R. (2024). Pendampingan Remaja dalam Pencegahan Pernikahan Usia Dini di Desa Bukit Raya Tahun 2023. Jurnal PADE: Pengabmas Dan Edukasi, 6(1), 6–10.





