Pengaruh Stres Kerja dan Beban Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros

Authors

  • Alfonsus Toti Keban STIM-LPI Makassar Penulis
  • Baharuddin STIM-LPI Makassar Penulis
  • Elisabeth Ambalele STIM-LPI Makassar Penulis

DOI:

https://doi.org/10.70294/d4mvf317

Keywords:

Stres Kerja, Beban Kerja, Kinerja Pegawai

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan beban kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 70 responden. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 29. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data terlebih dahulu diuji melalui uji validitas, uji reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial stres kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,055 (>0,05). Sementara itu, beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,022 (<0,05). Secara simultan, stres kerja dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,007 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,138 menunjukkan bahwa variabel stres kerja dan beban kerja mampu menjelaskan variasi kinerja pegawai sebesar 13,8%, sedangkan sisanya sebesar 86,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa beban kerja merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan stres kerja tidak berpengaruh secara parsial, namun kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja pegawai.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Armstrong, M. (2020). Armstrong’s handbook of human resource management practice (15th ed.). London: Kogan Page.

Hasibuan, M. S. P. (2020). Manajemen sumber daya manusia (Edisi revisi). Jakarta: Bumi Aksara.

Ivancevich, J. M., Konopaske, R., & Matteson, M. T. (2020). Organizational behavior and management (11th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Luthans, F. (2021). Organizational behavior: An evidence-based approach (14th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Mangkunegara, A. A. P. (2020). Evaluasi kinerja sumber daya manusia. Refika Aditama.

Mangkunegara, A. A. P. (2021). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.

Putri, R. A., & Pratama, D. (2022). Beban kerja dan dampaknya terhadap kinerja pegawai. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 13(2), 85–94.

Rahman, A., & Putra, M. R. (2021). Beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja ASN. Jurnal Administrasi Publik, 9(1), 45–56.

Rahman, A., & Yusuf, M. (2023). Pengaruh beban kerja terhadap kinerja pegawai instansi pemerintah. Jurnal Manajemen Publik, 11(2), 101–112.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2020). Organizational behavior (18th ed.). New Jersey: Pearson Education.

Sari, D. P., & Handayani, R. (2021). Pengaruh stres kerja terhadap kinerja pegawai sektor publik. Jurnal Ilmu Manajemen, 9(3), 233–242.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tarwaka. (2020). Ergonomi industri: Dasar-dasar pengetahuan ergonomi dan aplikasi di tempat kerja. Surakarta: Harapan Press.

Wibowo. (2020). Manajemen kinerja (Edisi kelima). Jakarta: Rajawali Pers.

Wibowo. (2021). Perilaku dalam organisasi. Jakarta: RajaGrafindo Pers.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Pengaruh Stres Kerja dan Beban Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 2(04). https://doi.org/10.70294/d4mvf317