Kreativitas Guru dalam Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Sebagai Asisten Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyyah Babussalam Cengar
DOI:
https://doi.org/10.70294/30c9fc61Keywords:
ChatGPT, Kreativitas Guru, PembelajaranAbstract
Perkembangan teknologi berbasis Artificial Intelligence telah membawa perubahan dalam dunia pendidikan, termasuk pemanfaatan ChatGPT sebagai asisten pembelajaran untuk mendukung kreativitas guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kreativitas guru dalam memanfaatkan ChatGPT sebagai asisten pembelajaran, mendeskripsikan pemanfaatannya dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat pemanfaatan ChatGPT di Madrasah Ibtidaiyyah Babussalam Cengar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas enam guru kelas dan satu kepala madrasah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan ChatGPT sebagai sumber referensi dalam menyusun tujuan pembelajaran, modul ajar, bahan ajar, media pembelajaran, LKPD, dan instrumen evaluasi, namun seluruh hasil yang diperoleh tetap dimodifikasi dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, kurikulum, serta tujuan pembelajaran. Pemanfaatan ChatGPT mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Faktor pendukung meliputi kemudahan akses, ketersediaan perangkat teknologi, dukungan kepala madrasah, lingkungan kerja yang kolaboratif, serta jaringan internet yang cukup memadai, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan digital guru, perlunya verifikasi terhadap informasi yang dihasilkan ChatGPT, kualitas jaringan internet yang belum sepenuhnya stabil, serta potensi ketergantungan peserta didik terhadap Artificial Intelligence. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ChatGPT dapat dimanfaatkan sebagai asisten pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas guru dalam merancang dan mengembangkan pembelajaran, selama penggunaannya dilakukan secara kritis, bijaksana, dan tetap menempatkan guru sebagai pengambil keputusan utama dalam proses pembelajaran sesuai dengan nilai-nilai pendidikan.
Unduhan
References
Adam, S., & Ali, S. U. (2025). Pemanfaatan Artificial Intelligence Sebagai Media Pembelajaran Pada Era Pendidikan 4.0. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 02(11), 751–755.
Huberman, M. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. Sage Publication.
Husna, K., Lubis, T., Siregar, F. H., & Fattah Nasution4, A. (2025). Eksplorasi peran guru dalam pemilihan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa. Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa Dan Desain, 2(3), 107–118.
Munawir, & Muhidin, N. M. (2025). Menjadi Guru Profesional di Abad 21: Keterampilan Dalam Literasi Digital. Jurnal Pendidikan, 34(2), 145–156. https://doi.org/10.32585/jp.v34i2.6696
Naibaho, D., & Banurea, L. (2024). Peran Guru Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Era Digital. Trust Pentakosta, 01(1), 1–7.
Paramita, E. D., Damayanti, A. M., Pratiwi, M. A., Yulianto, N. D., & Donna, N. B. (2025). Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Pembelajaran : Perspektif Pendidik dan Tantangan Implementasi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10, 225–239.
Sakban, S., Nursyam, U. R., Lestari, A., Sahlan, S., Widyanthi, A., Zarah, J. A., & Warinta, Y. (2023). Implementasi Kebijakan Kurikulum Pendidikkan SD Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Journal of Education Research, 4(4), 2341–2346.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.





