Peran Komunikasi Korporat dalam Internalisasi Budaya Kerja Berintegritas dan Profesional di Lingkungan Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden

Authors

DOI:

https://doi.org/10.70294/bxngvm91

Keywords:

Komunikasi Korporat, Budaya Kerja, Internalisasi Nilai, Integritas, Profesionalisme, Komunikasi Internal, Budaya Organisasi, Strategi Komunikasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran strategis komunikasi korporat dalam proses internalisasi budaya kerja berintegritas dan profesional di lingkungan Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden (Setwantimpres). Tuntutan pada lembaga pendukung strategis kenegaraan ini mengharuskan aparatur tidak hanya memahami nilai integritas dan profesionalisme, tetapi juga dengan kesadaran penuh untuk menerapkan serta menghayatinya dalam perilaku kerja sehari-hari. Fokus penelitian ini adalah adanya potensi kesenjangan (gap) antara nilai-nilai yang dicanangkan (espoused values) dengan praktik di lapangan (values-in-use). Secara teoretis, penelitian ini berargumen bahwa komunikasi korporat (Van Riel & Fombrun) berfungsi sebagai mekanisme manajerial strategis untuk memfasilitasi proses internalisasi (O'Reilly & Chatman). Komunikasi korporat diposisikan sebagai medium esensial yang, dalam kerangka Budaya Organisasi (Schein), diperlukan untuk mentransformasikan nilai-nilai abstrak tersebut dari level slogan (artefak dan espoused values) menjadi keyakinan mendasar (basic underlying assumptions) yang memandu perilaku. Keterkaitan variabel ini menjadi justifikasi utama mengapa analisis strategi komunikasi menjadi krusial untuk memahami keberhasilan internalisasi budaya. Tujuan penelitian dijabarkan dalam tiga fokus yang terarah: (1) Menganalisis strategi komunikasi korporat yang diterapkan, (2) Mengevaluasi efektivitas media dan saluran komunikasi dalam mendukung internalisasi, dan (3) Mengidentifikasi hambatan implementasi. Posisi penelitian ini mengisi celah ( research gap) dengan mengkaji komunikasi korporat sebagai fungsi strategis-bukan sekadar taktis-dalam konteks unik lembaga tinggi negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Selaras dengan paradigma konstruktivisme, penelitian berupaya memahami bagaimana realitas budaya kerja 'dikonstruksikan' dan 'dimaknai' oleh para aparatur melalui proses komunikasi. Untuk menjaga konsistensi metodologis, pengumpulan data dilakukan secara sistematis melalui triangulasi teknik (wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan analisis dokumen) dengan informan yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara konsisten menggunakan model interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldaña untuk memastikan kedalaman dan kredibilitas temuan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

References

Ardianto, E. (2011). Handbook of public relations: Pengantar komprehensif. Simbiosa Rekatama Media.

Argenti, P. A. (2021). Corporate communication (8th ed.). McGraw-Hill.

Biro Data dan Informasi Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden. (2025). Laporan kinerja Biro Data dan Informasi Tahun 2025. Dokumen internal.

Biro Data dan Informasi Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden. (2025). Laporan rapat koordinasi reformasi birokrasi 2025–2029: Penataan kelembagaan, digitalisasi, dan akuntabilitas. Dokumen internal.

Biro Data dan Informasi Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden. (2025). Memorandum penyampaian usulan pokok-pokok pembahasan Renstra Wantimpres RI Tahun 2025–2029. Dokumen internal.

Biro Data dan Informasi Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden. (2026). Memorandum laporan rapat koordinasi pemutakhiran SOP di lingkungan Sekretariat Wantimpres. Dokumen internal.

Einwiller, S., & Ruppel, C. (2019). Organizational values and internal communication: A person–organization fit perspective. International Journal of Business Communication, 56(1), 69–92.

Frederiksen, M., & Vv, C. (2021). Communicating organizational values: A study of public sector managers’ communication strategies. International Journal of Public Administration, 44(10), 834–845.

KCP, S., & Bagozzi, R. P. (2022). A model of moral integrity in organizations: The role of moral identity, moral courage, and moral self-efficacy. Journal of Business Ethics, 178, 1025–1043.

Men, L. R., & Bowen, S. A. (2017). Excellence in internal communication management. Business Horizons, 60(3), 299–310.

Menzel, D. C., & DeHart-Davis, L. (2019). Ethics management for public and nonprofit managers: A guide for practitioners. Routledge.

Pace, R. W., & Faules, D. F. (2015). Komunikasi organisasi: Strategi meningkatkan kinerja perusahaan (D. Mulyana, Ed.). PT Remaja Rosdakarya.

Palanski, M. E., & Yammarino, F. J. (2007). Integrity and leadership: A multi-level conceptual framework. The Leadership Quarterly, 18(5), 405–420.

Rivai, V. (2008). Kepemimpinan dan perilaku organisasi. RajaGrafindo Persada.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Perilaku organisasi (Edisi ke-16). Salemba Empat.

Ruck, K. (Ed.). (2020). Exploring internal communication: Towards informed employee voice (4th ed.). Routledge.

Ruslan, R. (2010). Manajemen public relations & media komunikasi: Konsepsi dan aplikasi. RajaGrafindo Persada.

Sari, D. P., & Aslami, N. (2020). Strategi komunikasi pimpinan dalam menanamkan budaya integritas karyawan. Jurnal Riset Komunikasi, 3(2), 167–180. https://doi.org/10.31506/jrk.v3i2.8164

Sarwani. (2015). Pengaruh gaya kepemimpinan dan strategi komunikasi Sekda terhadap kinerja pegawai di Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan, 19(1), 35–46.

Schein, E. H. (2010). Organizational culture and leadership (4th ed.). Jossey-Bass.

Schneider, B., González-Romá, V., & Ostroff, C. (Eds.). (2020). The Oxford handbook of organizational culture and climate (2nd ed.). Oxford University Press.

Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden. (2025). Dokumen struktur organisasi dan usulan SOTK. Dokumen internal.

Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden. (2025). Laporan kinerja Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden Tahun 2025. Dokumen internal.

Six, F., & Lawton, A. (2019). Towards a model of integrity management in public sector organizations. Administration & Society, 51(5), 795–819.

Syasyikirana, W. (2013). Strategi komunikasi organisasi antara atasan dan bawahan pasca restrukturisasi manajemen (Studi kasus pada DetEksi Jawa Pos). Jurnal Media Commonline, 2(1).

Valentini, C. (Ed.). (2018). Public sector communication: Closing gaps between citizens and public organizations. Emerald Publishing.

Vlachos, P. A., Epitropaki, O., & Karkoulian, S. (2020). The internalization of organizational values: A self-determination theory perspective. Journal of Organizational Behavior, 41(3), 274–290.

Welch, M., & Jackson, P. R. (2007). Rethinking internal communication: A stakeholder approach. Corporate Communications: An International Journal, 12(2), 177–198.

Yin, R. K. (2014). Studi kasus: Desain dan metode. Rajawali Pers.

Downloads

Published

2026-08-01

How to Cite

Peran Komunikasi Korporat dalam Internalisasi Budaya Kerja Berintegritas dan Profesional di Lingkungan Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden. (2026). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner , 3(02). https://doi.org/10.70294/bxngvm91